Trendtech, Jakarta – Bayangkan teknologi yang tidak hanya menuruti perintah, tetapi benar-benar memahami ritme hidup Anda, mendampingi setiap momen dengan cara yang lebih intuitif dan personal. Inilah masa depan yang dirajut oleh Samsung di CES 2026. Di panggung The First Look di Las Vegas, raksasa elektronik asal Korea Selatan itu tidak sekadar meluncurkan produk baru, melainkan mengumumkan sebuah filosofi baru: “Your Companion to AI Living.
”Visi ini menjadi jantung dari segala inovasi Samsung, sebuah janji untuk mengubah AI dari sekadar fitur canggih menjadi pendamping sejati dalam keseharian. Dipimpin oleh TM Roh, CEO Samsung, perusahaan ini bertekad menghubungkan setiap titik dalam ekosistemnya—dari ponsel, TV, hingga perangkat rumah tangga—untuk menciptakan pengalaman yang utuh dan menyatu dengan kehidupan penggunanya.
Baca juga: Samsung TV Hadirkan Google Photos
Pendamping Hiburan: Ketika Layar TV Menjadi Teman Curhat
Pernah merasa kebingungan memilih film di malam hari, atau ingin ide masakan melihat adegan di serial favorit? Samsung menjawabnya dengan Vision AI Companion (VAC), sebuah revolusi dalam dunia hiburan rumah. Bayangkan TV Anda tidak lagi pasif, melainkan bisa diajak “berdiskusi” untuk merekomendasikan tontonan, musik, bahkan resep masakan.
“Kami ingin layar menjadi jendela yang menghubungkan Anda pada pengalaman yang lebih kaya,” jelas SW Yong, President and Head of the Visual Display (VD) Business, Samsung Electronics.
Teknologi ini didukung oleh king of the show: TV Micro RGB 130 inci. Layar raksasa ini bukan hanya soal ukuran, tetapi merupakan lompatan monumental dalam kualitas warna dan detail gambar, didukung oleh Micro RGB AI Engine Pro. Bagi pencinta sepak bola, AI Soccer Mode Pro akan membawa atmosfer stadion langsung ke ruang keluarga, lengkap dengan kemampuan menyetel volume sorak penonton atau komentator sesuai selera.
Yang menarik, kehadiran VAC tidak terbatas pada TV premium. Teknologi pendamping AI ini akan merambah ke berbagai lini produk, termasuk proyektor portabel The Freestyle+, memungkinkan pengalaman menonton di mana saja menjadi lebih interaktif.
Pendamping Rumah Tangga: Dari Rutinitas yang Membosankan Menjadi Moment yang Menyenangkan
Mengelola rumah seringkali terasa seperti daftar tugas yang tak ada habisnya. Samsung hadir untuk mengubahnya. Dengan basis data lebih dari 430 juta pengguna SmartThings, Samsung memiliki pemahaman unik tentang kebiasaan rumah tangga modern, yang diwujudkan dalam perangkat-perangkat Bespoke AI.
Fokus utama ada pada Family Hub, kulkas pintar yang kini menjadi “otak” bagi rumah Anda. Dengan peningkatan AI Vision hasil kolaborasi dengan Google Gemini, kulkas ini bisa mengenali stok bahan makanan, memberi notifikasi jika suatu bahan hampir habis, hingga merekomendasikan resep lengkap berdasarkan isi kulkas. Fitur gamifikasi “What’s for Today?” bahkan bisa mengusulkan menu masakan untuk mengurangi kebosanan.
Tidak berhenti di dapur, pendampingan AI merambah ke segala sudut. Bespoke AI Laundry Combo menghilangkan ritual memindahkan cucian dari mesin cuci ke pengering. Sementara Bespoke AI Jet Bot Steam Ultra tidak hanya membersihkan lantai dengan cerdas, tetapi juga bisa berfungsi sebagai “mata” tambahan untuk memantau kondisi rumah atau hewan peliharaan saat Anda sedang pergi.
Yang paling revolusioner, Samsung melalui kemitraan dengan Hartford Steam Boiler (HSB), menawarkan manfaat konkret: pengguna setia ekosistem SmartThings berpotensi mendapatkan premi asuransi rumah yang lebih rendah. Inilah wujud nyata AI yang tidak hanya memudahkan, tetapi juga menghemat.
Pendamping Kesehatan: Dari Mengobati ke Mencegah
Samsung melangkah lebih jauh dengan visi Care Companion, yang menggeser paradigma kesehatan dari reaktif (berobat saat sakit) menjadi proaktif (mencegah sebelum sakit). Melalui integrasi data dari ponsel, wearable, dan perangkat rumah, AI Samsung bisa mengenali pola tidur, aktivitas, dan bahkan kebiasaan makan pengguna.
Sistem ini dapat memberikan saran olahraga personal, rekomendasi nutrisi dari bahan yang tersedia di Family Hub, hingga peringatan dini jika mendeteksi adanya perubahan pola yang mengkhawatirkan. Data kesehatan ini, dengan proteksi ketat dari Samsung Knox Matrix, dapat dengan aman dibagikan kepada tenaga medis untuk konsultasi virtual, mempermudah akses perawatan.
Visi jangka panjang Samsung bahkan mencakup penelitian untuk deteksi dini kondisi seperti demensia melalui perubahan halus pada pola bicara dan mobilitas yang terekam oleh wearable device. Ini adalah komitmen Samsung untuk menjadi mitra dalam menjaga kesejahteraan pengguna secara holistik.
Baca juga: Samsung Perkenalkan Generasi Baru Audio 2026
Sebuah Ekosistem yang Terhubung, Aman, dan Selalu Belajar
Inti dari semua inovasi ini adalah ekosistem yang menyatu. Mulai dari Tizen OS di TV yang kini didukung update hingga 7 tahun, hingga keamanan berlapis Knox yang terus berevolusi menghadapi tantangan keamanan AI. Samsung tidak hanya membangun produk, tetapi sebuah lingkungan digital di mana setiap perangkat saling berbicara, memahami konteks, dan bekerja sama untuk meringankan beban pengguna.Di CES 2026, Samsung tidak sekadar memamerkan teknologi.
Mereka menyampaikan sebuah cerita tentang masa depan di mana teknologi hadir dengan wajah yang lebih manusiawi: sebagai pendamping yang memahami, membantu, dan menghadirkan lebih banyak momen bermakna dalam kehidupan sehari-hari.
Samsung Companion AI Living bukanlah sebuah slogan, melainkan awal dari sebuah perjalanan baru dalam berinteraksi dengan dunia digital di sekitar kita.