Indonesia Hentikan Sementara Proyek Pusat Data AI 640MW BDx di Jatiluhur Gara-Gara Izin

News|October 1, 2026|
Indonesia Hentikan Sementara Proyek Pusat Data AI 640MW BDx di Jatiluhur Gara-Gara Izin

Trendtech, Jakarta – Gengs, ada kabar panas nih dari dunia teknologi Tanah Air! Pembangunan proyek raksasa kampus pusat data AI Indonesia berkapasitas 640 megawatt (MW) yang digarap oleh BDx Data Centers asal Singapura di Jatiluhur, Jawa Barat, terpaksa harus di-pause alias dihentikan sementara.

Usut punya usut, proyek ambisius yang baru saja dimulai pada 22 September lalu ini ternyata belum kantongi izin lengkap, bestie! Pemprov Jabar langsung bertindak tegas demi menjaga aturan hukum dan lingkungan tetap aman terkendali.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dengan tegas meminta pihak BDx buat nge-rem dulu pembangunannya sampai seluruh dokumen izin kelar dan analisis dampak lingkungan (AMDAL)-nya bener-bener beres.

Lewat video yang viral di media sosial, Kang Dedi nge-gas tapi santai, bilang kalau proyek ini distop bukan karena ngerusak lingkungan, melainkan karena administrasinya emang belum resmi dikeluarkan, cuy!

Baca juga: BDx Data Centers dan PLN Sinergi Dukung Infrastruktur Digital Indonesia dengan Pasokan Listrik 30 MVA

Tenang saja, Pemprov Jabar sebenarnya 100% suportif banget sama investasi asing, asalkan tetap ramah lingkungan dan nggak bikin krisis air bersih buat warga sekitar. Maklum, infrastruktur AI butuh pasokan air dan listrik yang gak main-main gedenya!

Kasus di Jatiluhur ini kayak jadi alarm buat pemerintah kita dalam ngehadapin boom investasi teknologi global. Di satu sisi kita butuh ngebut ngejar era cloud computing dan AI, tapi di sisi lain, isu lingkungan kayak krisis air dan borosnya listrik jadi PR besar.

Fenomena rem mendadak ini bukan cuma terjadi di Indonesia doang, lho. Negara-negara lain di dunia bahkan udah mulai ngetatin aturan, ngebekukan, atau malah melarang proyek pusat data baru gara-gara takut krisis energi dan lahan.

Bahkan, riset PBB udah wanti-wanti kalau konsumsi daya dan air dari pusat data bisa melonjak dua kali lipat pada tahun 2030 nanti seiring ugal-ugalannya perkembangan artificial intelligence.

Baca juga: ZTE dan MyRepublic, Siap Percepat Layanan 5G Fixed Wireless Access ke Seluruh Indonesia

Nggak cuma Indonesia, negara tetangga kayak Malaysia yang lagi ngebut jadi hub data center di Asia Tenggara juga mulai ngadepin tantangan serupa soal regulasi dan dampak lingkungan jangka panjang.

Padahal, potensi cuan dari sektor ini gila-gilaan banget! Market pusat data AI Indonesia diprediksi bakal melesat dari USD 2,81 miliar di 2025 jadi USD 6,08 miliar pada 2031 nanti, merujuk data Research and Markets.

Kampus Jatiluhur buatan BDx berkapasitas 640MW ini sebenarnya digadang-gadang jadi salah satu pilar utama buat nopang beban kerja AI paling berat sekalipun di masa depan.

Intinya, drama penghentian sementara ini jadi pelajaran penting buat menyeimbangkan cuan ekonomi digital dengan kelestarian bumi. Biar investasi masuk, tapi alam kita tetap lestari dan anak cucu nggak cuma kebagian ampasnya!

Go to Top