Geger! AS Resmi Haramkan Semua Lab Tiongkok Uji Coba Smartphone & Laptop, Ada Apa?

News|October 30, 2026|
Geger! AS Resmi Haramkan Semua Lab Tiongkok Uji Coba Smartphone & Laptop, Ada Apa?

Trendtech, Jakarta – Buat lo yang demen update gadget atau paham seluk-beluk industri tech, ada kabar panas nih dari Negeri Paman Sam! Komisi Komunikasi Federal alias FCC baru saja bikin gebrakan besar yang bakal bikin peta industri teknologi global berubah total.

Secara resmi, FCC mutusin buat melarang semua laboratorium asal Tiongkok nguji coba perangkat elektronik buat pasar Amerika Serikat. Mulai dari smartphone, kamera, sampai laptop kesayangan lo, semuanya kena imbas! Aturan gokil ini bakal resmi berlaku mulai Desember 2028 mendatang, Gaes.

Kenapa FCC Ambil Langkah Ekstrem Ini?

Usut punya usut, langkah berani ini diambil gara-gara masalah transparansi dan perlakuan timbal balik yang nggak adil. Ketua FCC, Brendan Carr, ngebongkar fakta kalau pada tahun 2025 kemarin, ada sekitar 82% produk elektronik global yang justru diuji di Tiongkok—padahal negara tersebut nggak punya perjanjian timbal balik resmi dengan AS.

Baca juga: Malaysia Sita Chip AI Rp190 Miliar di Bandara KL, Ada Apa Nih?

“Laboratorium-laboratorium ini adalah gerbang penting buat infrastruktur komunikasi Amerika,” tegas Carr. Menurutnya, posisi strategis ini bikin mereka punya akses ke data sensitif dan rahasia dagang sebuah produk, jauh-jauh hari sebelum gadget tersebut resmi dirilis ke pasaran.

Ngeri kan? Kalau dibiarin, risikonya mulai dari perangkat nggak aman yang lolos sensor, ancaman gangguan jaringan telekomunikasi, sampai aksi pencurian kekayaan intelektual (IP) yang bisa merugikan raksasa teknologi global.

Perketat Keamanan Nasional Sejak 2025

Sebenarnya, tensi panas antara AS dan Tiongkok di sektor teknologi ini udah membara sejak lama, Sob. Sepanjang tahun 2025 lalu, FCC juga udah bikin aturan tegas dengan melarang laboratorium yang dikendalikan langsung sama pemerintah Tiongkok buat menguji perangkat elektronik AS.

Sebagai perbandingan yang jomplang banget, saat ini cuma sekitar 4% dari total perangkat elektronik dunia yang diuji langsung di laboratorium dalam wilayah Amerika Serikat. Makanya, demi mendongkrak keamanan siber nasional, FCC juga bakal mempermudah proses perizinan buat perangkat yang diuji di dalam negeri atau negara-negara yang dinilai aman dari risiko geopolitik.

Baca juga: Simulasi Superkomputer Lumina: Memetakan 2 Miliar Tahun Pertama Alam Semesta yang Bikin Takjub!

Deretan Blokade Ketat Washington ke Produk Tiongkok

Larangan lab uji coba ini hanyalah lanjutan dari serangkaian sanksi bertubi-tubi yang dilayangkan Washington buat produk-produk asal Tiongkok. Buat lo yang kelewatan beritanya, berikut jejak digital blokade FCC dalam beberapa waktu terakhir:

  • Desember: FCC resmi ngeblokir impor drone baru serta router internet buatan Tiongkok yang jadi gerbang utama koneksi rumah tangga.

  • Juni: Impor perangkat telekomunikasi dari brand-brand besar kayak Huawei dan ZTE juga langsung ditendang dari pasar AS, plus wacana pelarangan drone militer.

  • Juli: Penjualan hardware apa pun yang komponen utamanya berasal dari perusahaan terdaftar risiko keamanan nasional resmi dilarang total.

Daftar hitam alias blacklist FCC ini terus nambah, termasuk nama-nama besar kayak Huawei dan ZTE yang peralatannya udah haram hukumnya beredar secara komersial di AS.

(Sumber)

Go to Top