Galaxy AI Bukan Sekadar Fitur, Tapi Partner Sehari-hari: Bagaimana Kreativitas dan Produktivitas Kita Berubah?

Apps|January 24, 2026|
Galaxy AI Bukan Sekadar Fitur, Tapi Partner Sehari-hari: Bagaimana Kreativitas dan Produktivitas Kita Berubah?

Trendtech, Jakarta – Tahun 2026 sepertinya bukan lagi tentang memamerkan teknologi AI yang futuristik. Era di mana AI sekadar jadi fitur “wah” untuk pamer pun berakhir. Kini, kita sedang bergerak menuju titik di mana kecerdasan buatan menjadi sandaran harian, layaknya kebutuhan pokok. Bukan sekadar alat, melainkan rekan yang memahami ritme hidup kita, terutama dalam urusan menyelesaikan pekerjaan dan menyalurkan ide-ide kreatif.

Perubahan ini bukan sekadar ramalan. Ia terlihat nyata dari genggaman tangan kita. Data internal Samsung mengungkapkan sebuah lompatan signifikan dalam cara pengguna berinteraksi dengan Galaxy AI. Jika di 2024 tingkat penggunaannya di perangkat flagship sekitar 71,6%, angka ini melesat tinggi menjadi 86,9% di tahun 2025. Bayangkan, hampir 9 dari 10 pemilik Galaxy flagship kini secara aktif mengandalkan AI dalam keseharian mereka. Angka ini bercerita lebih dalam dari sekadar statistik; ia adalah bukti bahwa AI telah berhasil menyelusup dan menjadi bagian tak terpisahkan dari ritual digital kita.

Baca juga: Bukan Sekadar HP Lipat, Galaxy Z Fold7 Bisa Segalanya untuk Nemenin Konser Kamu Makin Allout!

Lalu, apa sebenarnya yang berubah? Ternyata, Galaxy AI telah berevolusi dari sesuatu yang kita coba-coba menjadi sesuatu yang kita andalkan. Ia tak lagi sekadar tombol ajaib yang sesekali ditekan, melainkan alat bantu yang aktif diajak bekerja sama. Mulai dari mencari jawaban atas rasa penasaran, merapikan momen visual menjadi karya yang siap dibagikan, hingga menjadi pendukung setia dalam mengambil keputusan yang lebih cepat. AI kini adalah mitra yang membuat segalanya terasa lebih ringan dan efisien.

“Dalam dua tahun terakhir, Galaxy AI telah mengubah cara pengguna menyelesaikan aktivitas, baik untuk bekerja maupun berkreasi,” ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, dengan nada yang antusias.

“Yang menarik, AI kini digunakan secara aktif untuk mempercepat proses. Mulai dari mencari informasi tanpa harus bolak-balik aplikasi, merapikan konten, hingga membantu menuangkan ide dengan lebih cepat. Angka 86,9% itu jelas menunjukkan bahwa Galaxy AI sudah naik kelas—bukan lagi fitur tambahan, tapi sudah jadi bagian dari rutinitas digital.”

Ilham kemudian membagikan wawasan menarik tentang fitur paling digemari. “Circle to Search with Google mendominasi dengan tingkat penggunaan 76%. Kenapa? Karena ia memenuhi kebutuhan praktis: mencari apa pun langsung dari apa yang kita lihat di layar, tanpa ganggu alur pikiran kita,” jelasnya.

“Sementara, Photo Assist dan Generative Edit banyak dipakai untuk menyempurnakan foto dan konten visual dengan cepat. Intinya, berkreativitas jadi lebih efisien, tanpa harus belajar software editing yang rumit. Insight inilah yang mendorong kami untuk menghadirkan inovasi Galaxy AI yang semakin relevan di 2026.”

Bekerja Lebih Cerdas, Bukan Hanya Lebih Lama

Dalam dunia yang serba cepat, produktivitas sejati bukan tentang berjam-jam di depan layar, tapi tentang bekerja dengan cara yang lebih pintar. Di sinilah Galaxy AI hadir sebagai rekan kerja yang proaktif, siap menyederhanakan tugas-tugas rumit menjadi beberapa ketukan jari.

Bayangkan Anda sedang melakukan panggilan penting dengan klien dari luar negeri. Dengan Live Translate & Interpreter, percakapan berjalan lancar alami. Terjemahan real-time muncul di layar, menghapus jeda canggung untuk membuka aplikasi lain. Komunikasi pun menjadi lebih manusiawi, tanpa hambatan bahasa.

Atau dalam sebuah rapat penting yang padat ide. Daripada sibuk mencatat dan khawatir ketinggalan poin krusial, Transcript Assist hadir sebagai penyelamat. Fitur ini tidak hanya mengubah rekaman percakapan menjadi teks, tetapi juga membedakan suara setiap pembicara dan menyusun ringkasannya. Hasilnya? Anda bisa fokus sepenuhnya pada diskusi, karena catatan akurat dan ringkasan rapi sudah menunggu setelah meeting usai.

Dan untuk memulai hari dengan pikiran jernih dan teratur, Now Brief bertindak sebagai asisten pribadi yang proaktif. Setiap pagi, ia menyajikan ringkasan jadwal, pengingat penting, dan informasi yang relevan untuk Anda dalam satu tampilan singkat. Waktu yang biasanya terbuang untuk membuka banyak aplikasi pun bisa dialihkan untuk menyusun strategi atau sekadar menikmati secangkir kopi dengan lebih tenang.

Ketika Kreativitas Mengalir Bebas Tanpa Hambatan Teknis

Di sisi lain, Galaxy AI juga sedang membuka kunci potensi kreatif banyak orang. Seringkali, ide brilian terhambat oleh keterbatasan teknis dan proses editing yang membingungkan. Kini, hambatan itu perlahan dihapuskan.

Dengan Photo Assist, memperbaiki komposisi foto, meningkatkan detail, atau menyesuaikan warna menjadi proses yang instan. Hasil jepretan kamera siap jadi konten digital yang memukau, tanpa perlu membuka aplikasi editing yang penuh dengan slider rumit.

Ingin bereksperimen lebih jauh? Generative Edit memberikan kekuatan untuk mengolah ulang gambar dengan cara yang hampir tak terbatas. Memindahkan objek, menghapus elemen yang mengganggu, atau menyempurnakan latar belakang bisa dilakukan dengan hasil yang tetap natural. Fitur ini bagai kanvas digital yang memungkinkan eksplorasi ide visual menjadi nyata dalam hitungan detik.

Bagi para pembuat konten video, Audio Eraser adalah anugerah. Anda bisa merekam di lokasi yang ramai sekalipun, karena AI dengan piawai akan memisahkan suara utama Anda dari kebisingan latar. Konten video Anda pun tetap terdengar jernih dan profesional, seolah-olah direkam di studio khusus, memberdayakan Anda untuk berkarya di mana pun inspirasi datang.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Galaxy Z Fold7 Nyaman untuk Gaming

Menuju 2026: Partner AI yang Semakin Mengerti Konteks dan Kebutuhan Kita

Perjalanan Galaxy AI tidak berhenti di sini. Samsung berkomitmen untuk terus mengembangkannya agar semakin dalam memahami konteks dan kebiasaan unik setiap pengguna. Tujuannya jelas: menciptakan AI yang tidak hanya merespons perintah, tetapi juga aktif mengantisipasi kebutuhan, membuat interaksi menjadi lebih intuitif dan bermakna.

Pada akhirnya, angka-angka dan fitur-fitur canggih itu kembali kepada satu hal: pengalaman manusia. Galaxy AI telah membuktikan dirinya bukan sebagai teknologi yang dingin dan jauh, melainkan sebagai partner yang membantu kita menjalani hari dengan lebih produktif, lebih kreatif, dan mungkin, sedikit lebih tenang. Ia telah mengubah smartphone dari sekadar alat komunikasi menjadi mitra yang memberdayakan, menandai babak baru di mana teknologi benar-benar hadir untuk mendukung cerita hidup kita.

By Published On: January 24, 2026Categories: AppsTags: , ,