Indosat Gandeng Cisco, Bikin Pusat Keamanan Digital Buat Lawan Serangan Siber Makin Canggih

Telko|March 4, 2026|
Indosat Gandeng Cisco, Bikin Pusat Keamanan Digital Buat Lawan Serangan Siber Makin Canggih

Trendtech, JakartaIndosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) resmi meluncurkan Security Command Center (SCC), sebuah pusat keamanan digital yang dirancang untuk memperkuat ketahanan siber Indonesia. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya pengaruh kecerdasan buatan (AI) yang mengubah wajah ancaman di dunia maya.

Siapa sih yang nggak khawatir dengan keamanan data di era serba digital kayak sekarang? Makin canggih teknologi, makin pintar pula para pelaku kejahatan siber. Nah, Indosat sadar banget soal ini. Makanya, mereka menggandeng raksasa teknologi global, Cisco, buat menghadirkan solusi yang nggak main-main.

Yang bikin SCC ini spesial adalah kombinasi teknologinya. Didukung platform keamanan terpadu dari Cisco, kemampuan deteksi ancaman pakai machine learning analytics dari Splunk, plus pemahaman mendalam soal pasar lokal dan global dari Cisco Customer Experience Services. Hasilnya? Sebuah sistem yang bisa mendeteksi, menyelidiki, dan merespons ancaman secara real-time dalam skala besar.

Baca juga: Indosat HiFi Air Resmi Meluncur: Internet Rumah Tanpa Kabel, Bisa Dibawa Mudik!

Jadi, bayangin aja, serangan siber bisa dicegah sebelum sempat bikin data perusahaan atau data pribadi kita bobol. SCC ini dirancang buat bantu organisasi beradaptasi di tengah percepatan transformasi digital dan adopsi AI yang lagi ngebut. Mereka kasih visibilitas terus-menerus dan insight berbasis AI. Kerennya, nggak cuma perusahaan besar yang bisa pakai, tapi juga organisasi dari berbagai skala bakal lebih percaya diri menavigasi dunia digital yang makin kompleks.

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan kalau kolaborasi ini bentuk keseriusan mereka dalam urusan keamanan siber.

“Kehadiran Security Command Center, hasil kolaborasi Indosat bersama Cisco, memperkuat sikap Indonesia terhadap keamanan siber dan menegaskan komitmen kami dalam melindungi pemerintah, para pelaku usaha, dan masyarakat,” ujar Vikram.

Dia nambahin, perpaduan teknologi kelas dunia dengan pemahaman kondisi pasar Indonesia bakal menciptakan infrastruktur digital yang aman dan tangguh. “Ini penting banget buat mendorong inovasi dan mendukung kemajuan digitalisasi di Indonesia secara jangka panjang,” jelasnya.

Senada dengan Vikram, Chuck Robbins, Chair and CEO Cisco, juga ngomongin kebanggaannya bisa lanjutin kolaborasi dengan Indosat.

“Cisco bangga bisa melanjutkan kolaborasi dengan Indosat untuk menetapkan standar baru dalam ketahanan digital di Indonesia. Melalui kekuatan dari Cisco dan Splunk, kami menghadirkan fondasi infrastruktur yang andal dan tepercaya yang dibutuhkan organisasi di Indonesia untuk mengantisipasi ancaman siber berbasis AI,” kata Chuck.

Baca juga: Sahabat-AI Resmi Diluncurkan, Platform AI yang Paham Bahasa dan Budaya Indonesia

Dia percaya, dengan fondasi yang kuat, organisasi di Indonesia bisa selalu jadi yang terdepan di era ekonomi digital.

Pesan penting yang mau disampaikan dari peluncuran SCC ini adalah: keamanan itu harus terintegrasi di setiap lapisan infrastruktur digital, bukan cuma sekadar tambahan atau solusi sementara. Apalagi sekarang, adopsi AI makin tinggi di dunia usaha, institusi publik, bahkan keseharian kita. Risiko ancaman siber yang makin canggih juga ikut naik.

Dengan adanya SCC, pemantauan berkelanjutan, visibilitas menyeluruh, dan intelijen yang bisa langsung ditindaklanjuti jadi mungkin dilakukan. Hasilnya, organisasi bisa lebih fokus berinovasi dan tumbuh, tanpa perlu was-was terus sama ancaman keamanan digital. Jadi, siap-siap aja, era baru keamanan siber di Indonesia udah dimulai!