Indosat Sukses Hadang 2 Miliar Ancaman Spam & Scam, Lindungi Pelanggan dengan AI Canggih

Telko|February 7, 2026|
Indosat Sukses Hadang 2 Miliar Ancaman Spam & Scam, Lindungi Pelanggan dengan AI Canggih

Trendtech, Jakarta – Dalam era di mana ponsel menjadi pusat komunikasi, transaksi, dan aktivitas ekonomi, ancaman keamanan digital seperti spam dan scam kian mengintai. Menjawab tantangan ini, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melaporkan pencapaian signifikan dari fitur Anti-Spam dan Anti-Scam berbasis Kecerdasan Artifisial (AI). Dalam enam bulan sejak diluncurkan, sistem canggih ini telah berhasil mendeteksi dan menghadang lebih dari 2 miliar panggilan, pesan, dan tautan berbahaya, melindungi 100% basis pelanggan Indosat dari penipuan digital.

Kolaborasi strategis dengan Tanla melalui platform Wisely AI menjadi tulang punggung teknologi ini. Sistem ini tidak hanya reaktif, tetapi proaktif, secara konsisten memfilter ancaman sebelum mencapai pelanggan. Data internal Indosat mengungkap, mayoritas ancaman berasal dari modus klasik namun masih efektif: penipuan OTP, phishing, dan undian palsu, yang menyebar terutama via SMS dan panggilan suara. Puncak ancaman sering terjadi pada momen kritis seperti jelang hari raya, musim belanja online (seperti Harbolnas), dan periode pencairan bantuan sosial.

Dampak Nyata: Lebih dari Sekadar Teknologi Blokir

Keunggulan fitur Indosat Anti Spam Scam ini terletak pada pendekatannya yang holistik. Lebih dari sekadar memblokir, fitur ini mendorong keterlibatan aktif pelanggan dalam ekosistem keamanan. Hasilnya?

· Lebih dari 2,5 juta pelanggan telah aktif menggunakan aplikasi untuk meningkatkan pengalaman dan keamanan.

· Teridentifikasi lebih dari 124.000 nomor yang digunakan khusus untuk aksi penipuan.

· Sistem ini berhasil mencegah potensi kerugian finansial mencapai US$ 500 juta.

· Survei internal menunjukkan 95% pelanggan merasa lebih aman dan terlindungi.

Dampak sosialnya sangat terasa, terutama bagi kelompok rentan seperti pelaku UMKM, lansia, dan masyarakat di daerah dengan kerawanan tinggi. Fitur ini membantu mereka terhindar dari risiko kehilangan dana, gangguan usaha, hingga penyalahgunaan data pribadi yang bisa berdampak panjang.

Apresiasi Pemerintah dan Komitmen Tinggi Indosat

Pencapaian ini mendapat apresiasi dari pemerintah. Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika RI, menyatakan, “Kami mengapresiasi upaya Indosat dalam memerangi scam dan spam. Ini adalah contoh nyata pemanfaatan AI yang tepat guna untuk perlindungan konsumen. Kami mendorong pelaku industri lain untuk mengimplementasi hal serupa guna menciptakan ekosistem digital yang lebih aman.”

Vikram Sinha, President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan komitmen perusahaan. “Ponsel adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Tanla, kami menghadirkan perlindungan proaktif dan adaptif. Teknologi AI di jaringan kami menyaring ancaman sebelum berdampak pada pelanggan,” ujarnya.

Dari sisi mitra teknologi, Uday Reddy, Founder Chairman & CEO Tanla Platforms, menambahkan bahwa sistem yang dikembangkan memiliki akurasi hingga 99% dan terus belajar dari pola ancaman terbaru. “Kolaborasi dengan Indosat mencerminkan komitmen kami menghadirkan inovasi berdampak nyata. Melalui Wisely AI, kami membantu melindungi masyarakat Indonesia dan mendorong adaptasi digital yang aman,” jelas Reddy.

Fitur Terbaru: Perlindungan Semakin Cerdas dan Mudah Diakses

Berdasarkan data mengkhawatirkan dari Global Anti-Scam Alliance (GASA) yang menyebut hampir 2/3 masyarakat Indonesia pernah menghadapi penipuan, serta laporan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) tentang total kerugian konsumen yang mencapai Rp 9,1 triliun, Indosat terus berinovasi.

Fitur Indosat Anti Spam Scam kini hadir lebih cerdas dan mudah diakses:

· Bagi pelanggan IM3: Akses layanan melalui SATSPAM (Satuan Anti Scam dan Spam).

· Bagi pelanggan Tri: Manfaatkan TRI AI: Anti-Spam/Scam dengan identifikasi visual berbasis kode warna.

Pengembangan terbaru menghadirkan sejumlah fitur unggulan:

1. Auto-blokir SMS penipuan secara real-time.

2. Deteksi panggilan berisiko berbasis VoIP.

3. Pop-up notifikasi pada layar ponsel yang menginformasikan tingkat risiko panggilan masuk.

4. Ringkasan aktivitas mencurigakan yang dapat dipantau via aplikasi.

5. Integrasi Perlindungan Plus+ di aplikasi myIM3 dan bima+.

Dengan dukungan teknologi AI mutakhir, kolaborasi erat dengan Tanla, serta partisipasi aktif pelanggan, Indosat terus menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem digital Indonesia yang tidak hanya terkoneksi, tetapi juga aman, tepercaya, dan mendukung kemajuan bangsa.

By Published On: February 7, 2026Categories: TelkoTags: , ,