ITSEC Asia (CYBR) Meroket di Q3 2026: Pendapatan Naik 39%, Laba Bersih 9M Meledak 96%!

Trendtech, Jakarta – Sektor keamanan siber dan kecerdasan buatan (AI) tanah air lagi makin membara nih, Guys! PT ITSEC Asia Tbk baru aja ngerilis laporan keuangan terbaru mereka, dan hasilnya bener-bener bikin geleng-geleng kepala karena kinclong banget.
Perusahaan cybersecurity raksasa ini berhasil ngebuktiin bahwa strategi fokus di AI dan solusi keamanan digital bikin performa bisnis mereka makin ngegas di kuartal ketiga (Q3) 2026.
Pendapatan Tembus Rp92,8 Miliar, Margin Laba Makin Tebal!
Memasuki penghujung tahun 2026, kinerja keuangan ITSEC Asia makin solid dan efisien. Sepanjang Q3 2026, pendapatan konsolidasian mereka naik drastis 39% secara tahunan (YoY) mencapai Rp92,8 miliar.
Baca juga: Red Hat Buka AI Centre of Excellence di Singapura: Ngebut Adopsi AI Enterprise untuk Asia Pasifik!
Gak cuma pendapatan yang nambah, laba kotor perusahaan juga meroket 57% YoY. Hal ini otomatis mendongkrak margin laba kotor jadi 29,9%, alias naik 3,4 poin persentase dibanding periode yang sama tahun lalu.
Rugi Usaha Dipangkas Setengah, Laba Bersih 9 Bulan Melonjak 96%
Efisiensi operasional yang ketat bikin ITSEC Asia sukses menekan rugi usaha hampir 50%, dari Rp30,4 miliar di Q3 2025 jadi tinggal Rp15,7 miliar di Q3 2026. Rugi bersihnya pun ikut menyusut 53% YoY.
Kabar yang paling bikin investor senyum lebar: sepanjang sembilan bulan pertama (9M) 2026, ITSEC Asia berhasil mengantongi laba bersih Rp22,6 miliar, naik fantastis 96% YoY! Angka ini juga didukung sama efisiensi pajak dari penyesuaian periode sebelumnya.
Inovasi Bronyx AI & ITSEC Cyber Academy Bikin Bisnis Makin Solid
Presiden Direktur ITSEC Asia, Patrick Dannacher, ngebocorin kalau momentum positif ini datang dari konsistensi mereka ngembangin inovasi teknologi terdepan. Salah satu amunisi andalannya adalah Bronyx AI, platform penetration testing otomatis berbasis AI yang rilis Juli 2026 lalu.
Gak cuma jualan teknologi, mereka juga investasi pada SDM lewat ITSEC Cyber & AI Academy yang didirikan sejak Maret 2025. Langkah ini bikin ITSEC Asia makin siap nyetak talenta digital mumpuni buat ngejawab tantangan keamanan siber di kawasan Asia Pasifik.
Baca juga: ITSEC Cyber & AI Academy Meluncur: Cetak Talenta Digital dan Amankan Era AI Indonesia
Siap Terjang Peluang Emas di Era AI dan Konektivitas Digital
Secara finansial, posisi ITSEC Asia makin kokoh dengan total ekuitas konsolidasian mencapai Rp304,1 miliar per 30 September 2026, naik 18,7% dari akhir 2025. Piutang usaha juga makin sehat karena berhasil ditekan turun 22,3%.
Melihat makin maraknya adopsi AI dan potensi ancaman siber di berbagai industri, ITSEC Asia optimis bisa terus nyiptain pertumbuhan berkelanjutan. Fokus mereka ke depan adalah ngeberiin nilai terbaik buat pelanggan dan pemegang saham lewat eksekusi bisnis yang makin presisi.

