XLSMART Pasca-Merger Tunjukkan Gigi, Pendapatan Melonjak 22% di Kuartal II 2025

Telko|August 31, 2025|
XLSMART Pasca-Merger Tunjukkan Gigi, Pendapatan Melonjak 22% di Kuartal II 2025

Trendtech, Jakarta – Dunia telekomunikasi Indonesia menyaksikan babak baru yang menarik. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART), hasil merger dua raksasa telekomunikasi, ternyata tidak butuh waktu lama untuk membuktikan kekuatannya. Di kuartal kedua 2025 atau dua setengah bulan pasca-proses merger resmi berjalan, perusahaan ini berhasil membukukan kinerja kuartalan XLSMART yang sangat positif dan menggembirakan bagi pasar.

Seperti apa detailnya? Yang paling mencolok adalah total pendapatan yang berhasil dicatat perusahaan, yakni mencapai Rp 10,50 triliun. Angka fantastis ini tumbuh pesat sebesar 22% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya (year-on-year/YoY). Tidak hanya pendapatan, laba perusahaan juga tetap sehat dengan Laba Bersih yang Dinarormalisasi (Normalized PAT) di angka Rp 313 miliar.

“Kuartal kedua 2025 menjadi tonggak penting bagi XLSMART. Kami menghadapi tantangan eksternal maupun internal, tetapi berhasil melalui itu semua dengan solid,” ucap Rajeev Sethi, Presiden Direktur & CEO XLSMART, dengan penuh semangat.

Baca juga: Indosat Catat Laba Bersih Rp1,3 Triliun & ARPU Rp39,2 Ribu di Kuartal I 2025

Lebih dari Sekadar Angka: Fondasi yang Kian Kuat

Pencapaian kinerja kuartalan XLSMART ini bukanlah kesuksesan instan. Rajeev mengungkapkan bahwa di balik angka-angka tersebut, terdapat kerja keras tim untuk melakukan konsolidasi dan integrasi di berbagai lini bisnis. Tujuannya satu: memastikan operasional perusahaan tetap solid dan layanan kepada pelanggan tidak terganggu.

“Kami bersyukur dapat terus menjaga pertumbuhan pendapatan, masih meraih profitabilitas, serta menghadirkan layanan yang inklusif dan inovatif bagi seluruh pelanggan,” tambah Rajeev.

Bukti dari konsolidasi yang berjalan sesuai rencana ini terlihat dari jumlah pelanggan yang semakin membesar. Hingga akhir Juni 2025, total pelanggan XLSMART telah mencapai 82,6 juta orang! Yang lebih menarik, Average Revenue Per User (ARPU) atau pendapatan rata-rata per pengguna berhasil dipertahankan secara stabil di kisaran Rp 36 ribu.

Aplikasi Digital: Kunci Memahami Kebutuhan Pelanggan

Cerita sukses kinerja kuartalan XLSMART juga ditulis oleh tiga pahlawan digital mereka: aplikasi MyXL, AXISNet, dan mySmartfren. Ketiga aplikasi ini bukan hanya sekadar tools, melainkan jendela bagi perusahaan untuk memahami keinginan pelanggannya.

Lebih dari 41,4 juta pelanggan aktif menggunakan ketiga aplikasi tersebut, dengan pertumbuhan pengguna aktif bulanan (MAU) yang mencengangkan: 29% dibandingkan tahun lalu! Interaksi digital ini memungkinkan XLSMART untuk menawarkan layanan yang lebih personal dan tepat sasaran.

“Semakin banyak interaksi di aplikasi, semakin tajam prediksi kami tentang tren dan perilaku pelanggan. Ini memungkinkan kami memberi penawaran yang tepat, kepada pelanggan yang tepat, di waktu yang tepat,” jelas Rajeev. Strategi berbasis data analytics inilah yang menjadi kompas bagi XLSMART dalam berinvestasi dan membangun jaringan.

Peta Jalan Ke Depan: Integrasi, Jaringan, dan Pengalaman Pengguna

XLSMART tidak berpuas diri. Perusahaan terus melanjutkan modernisasi dan integrasi jaringan untuk memperluas cakupan dan kapasitas. Hingga kuartal II 2025, total jumlah BTS telah melampaui 209 ribu, tumbuh 28% (YoY). Trafik data juga ikut melesat 43% (YoY) menjadi 3.817 Petabytes.

Baca juga: XLSMART dan ASTRAtech Luncurkan Inovasi Drone Otonom Cerdas Berbasis 5G

Untuk mendukung ambisi ini, alokasi belanja modal (Capex) tahun ini disiapkan antara Rp 20 hingga 25 triliun. Hingga kuartal kedua, sekitar Rp 2,3 triliun telah dikeluarkan, termasuk untuk mempercepat integrasi jaringan melalui inisiatif National Roaming dan MOCN.

Dari sisi komersial, strategi multi-merek dengan tetap mempertahkan XL, AXIS, dan Smartfren terbukti jitu untuk menjangkau berbagai segmen pelanggan. Harmonisasi tim sales dan penyatuan budaya dari dua entitas lama juga terus diperkuat untuk menciptakan engagement karyawan yang lebih solid.

Dengan fondasi kinerja kuartalan XLSMART yang kuat di Q2 2025 ini, perusahaan semakin mantap menancapkan posisinya sebagai motor transformasi digital Indonesia. Mereka membuktikan bahwa merger bukanlah akhir, melainkan awal dari sebuah kekuatan baru yang siap berkompetisi dan berinovasi.