Pendapatan Xiaomi Tembus Rp287 Triliun di Q2 2026: Mobil Listrik Laku Keras, HP Premium Makin Diminati!

Trendtech, Jakarta – Xiaomi kembali bikin geger panggung teknologi dunia! Meskipun harga komponen memori lagi melambung tinggi dan persaingan pasar makin panas, Xiaomi Corporation baru aja mengumumkan laporan keuangan kuartal kedua (Q2) 2026 yang bikin geleng-geleng kepala. Bikin makin kokoh, pendapatan Xiaomi Q2 2026 sukses menyentuh angka fantastis RMB 108,9 miliar atau setara Rp287,24 triliun. Angka ini naik 9,9% dibanding kuartal sebelumnya sekaligus membuktikan kalau ekosistem ekosistem “Human × Car × Home” milik Xiaomi bukan kaleng-kaleng.
Tak cuma soal omzet jumbo, laba bersih Xiaomi yang disesuaikan juga ikutan terkerek naik jadi RMB 6,2 miliar (sekitar Rp16,35 triliun). Strategi premiumisasi dan diversifikasi produk ke ranah mobil listrik (EV) terbukti jadi jurus ampuh Xiaomi buat bertahan sekaligus mendominasi pasar global. Buat kamu pencinta gadget dan otomotif canggih, yuk kita bedah rahasia di balik moncernya performa Xiaomi kali ini!
Baca juga: Kerugian Kebocoran Data di ASEAN Tembus US$4,12 Juta! Serangan AI Makin Ganas, Kok Bisa?
Pasar Smartphone Menggila: Peringkat 3 Besar Dunia Selama 24 Kuartal Berturut-turut!
Di lini bisnis HP dan AIoT, Xiaomi berhasil mengantongi pendapatan sebesar RMB 84 miliar (sekitar Rp221,59 triliun). Dari total tersebut, jualan smartphone sendiri menyumbang angka RMB 42,1 miliar (Rp111 triliun) dengan total pengiriman mencapai 31,2 unit secara global. Menurut data dari riset Omdia, pencapaian pendapatan Xiaomi Q2 2026 di sektor smartphone ini makin mengukuhkan posisi mereka di peringkat tiga besar dunia selama 24 kuartal berturut-turut! Bahkan di kawasan Asia Tenggara, Amerika Latin, dan Timur Tengah, Xiaomi sukses nangkring di posisi runner-up.
Nggak cuma sekadar jualan kuantitas, kelas HP Xiaomi juga makin naik kelas alias premium. Harga jual rata-rata (ASP) smartphone Xiaomi melonjak 25,9% secara tahunan menjadi RMB 1.351 (sekitar Rp3,56 juta). Peluncuran flagship terbarunya, Xiaomi 17T Series, terbukti sukses bikin konsumen kepincut berkat kemampuan kameranya yang super tajam dan performa flagship tanpa kompromi.
Lini Mobil Listrik (EV) Meledak: Temukan SUV Mewah Xiaomi SkyNomad Series
Bisnis kendaraan listrik pintar (smart EV) dan inovasi baru Xiaomi makin menunjukkan taji dengan pertumbuhan pendapatan 17,1% year-on-year menjadi RMB 24,9 miliar (sekitar Rp65,68 triliun). Khusus untuk jualan mobil listriknya saja, Xiaomi mengantongi RMB 23,9 miliar (Rp63,04 triliun). Gokilnya lagi, pengiriman unit Xiaomi EV dalam satu kuartal tembus angka 104.199 unit! Seri sedan Xiaomi SU7 bahkan sukses nangkring di urutan nomor satu penjualan sedan listrik murni kelas premium di Tiongkok.
Gak puas sampai di situ, Xiaomi resmi melebarkan sayapnya ke segmen SUV extended-range dengan meluncurkan Xiaomi SkyNomad Series. Mengusung arsitektur teknis Xiaomi Kunlun, varian Xiaomi SkyNomad N90 Max dibekali baterai jumbo 76 kWh yang sanggup melibas jarak hingga 1.705 km! Kabin dalamnya juga dirancang ultra-fleksibel: bisa diubah jadi mode kantor (office mode) sampai mode tempat tidur (bed mode). Soal keamanan? SUV Xiaomi YU7 bahkan udah mengantongi sertifikasi bintang lima plus dari C-NCAP dan peringkat tertinggi C-ICAP.
Ekosistem AIoT Tembus 1,16 Miliar Perangkat & Modal R&D Bertabur Bintang
Perangkat pintar pendukung gaya hidup (IoT & Lifestyle) Xiaomi juga panen besar dengan pendapatan RMB 31,3 miliar (Rp82,57 triliun). Hingga akhir Juni 2026, tercatat ada lebih dari 1,16 miliar perangkat IoT yang terhubung ke platform AIoT Xiaomi secara global. Menariknya, lini tablet, TWS earbud, hingga wearable band Xiaomi semuanya sukses mengamankan posisi 2 hingga 4 besar di pasar dunia.
Baca juga: China Memberi Peringatan Pembalasan Setelah Penindakan Terhadap Robot AS
Semua pencapaian manis ini tak lepas dari komitmen Xiaomi dalam mengucurkan dana riset dan pengembangan (R&D). Sepanjang semester pertama 2026, Xiaomi udah merogoh kocek hingga RMB 18,2 miliar (sekitar Rp48 triliun) buat R&D! Hasilnya nggak main-main: AI Large Model mandiri mereka (Xiaomi MiMo-V2.5) sukses jadi model paling popular di platform OpenRouter dengan penggunaan 10,5 triliun token mingguan. Ditambah lagi dengan peluncuran sistem operasi masa depan Xiaomi HyperOS 4 dan integrasi robotik pintar di pabrik mereka, ekosistem “Human × Car × Home” Xiaomi dipastikan bakal makin canggih dan susah ditandingi kompetitor!

