Red Hat Buka AI Centre of Excellence di Singapura: Ngebut Adopsi AI Enterprise untuk Asia Pasifik!

News|October 27, 2026|
Red Hat Buka AI Centre of Excellence di Singapura: Ngebut Adopsi AI Enterprise untuk Asia Pasifik!

Trendtech, Jakarta – Red Hat resmi bikin gebrakan besar di kawasan Asia Pasifik! Perusahaan penyedia solusi open source terkemuka ini baru saja meluncurkan APAC AI Centre of Excellence (CoE) di Singapura.

Didukung penuh oleh Singapore Economic Development Board (EDB), pusat inovasi strategis ini siap bantu berbagai perusahaan beralih dari tahap uji coba (trial) langsung ke penerapan operasional AI sehari-hari. Dijamin makin canggih dan sat-set!

Solusi Open Source untuk Loncatan AI Skala Enterprise

Permintaan terhadap teknologi AI yang aman dan siap pakai buat perusahaan lagi tinggi-tingginya, gengs. Makanya, Red Hat mendirikan CoE ini buat jawab tantangan tersebut.

Baca juga: ITSEC Cyber & AI Academy Meluncur: Cetak Talenta Digital dan Amankan Era AI Indonesia

Tim engineering khusus bakal bantu mindahin workload AI ke lingkungan operasional bisnis lewat dua cara keren: bikin arsitektur software yang bisa dipakai ulang dan nyumbangin kode langsung ke proyek open source di hulu (upstream). Jadi, urusan pengelolaan platform sampai pengoptimalan runtime bakal makin mulus!

Kolaborasi Bareng DSTA Demi Pertahanan Berbasis AI

Nggak tanggung-tanggung, Red Hat langsung tancap gas dengan menggandeng Singapore Defence Science and Technology Agency (DSTA).

Kolaborasi strategis ini difokuskan buat ngeksplorasi dan ngembangin solusi AI serta cloud berskala besar. Nantinya, teknologi mutakhir ini bakal dipakai buat memperkuat kapabilitas pertahanan modern yang super tangguh di era digital.

Cetak Talenta Lokal & Kuatkan Ekosistem AI Regional

Kehadiran AI CoE di Singapura ini bakal memperpendek jarak komunikasi antara pelanggan, mitra, dan tim produk inti Red Hat. Hasilnya? Peta jalan inovasi jadi makin akurat dan solusinya datang lebih cepat!

Selain itu, pusat keunggulan ini juga fokus ngegembleng talenta lokal di bidang software engineering, otomatisasi, komputasi awan, hingga DevSecOps. Biar makin siap tempur menghadapi era transformasi digital.

Baca juga: ESET Luncurkan Layanan Managed Detection and Response Berteknologi AI, Response Time Deteksi Ancaman hanya 6 Menit

Kata Para Petinggi: Langkah Nyata Menuju Masa Depan AI

“Adopsi AI bergerak pesat dari tahap uji coba menuju implementasi. Melalui APAC AI Centre of Excellence Red Hat, kami memperluas kapabilitas tersebut di Singapura untuk menghadirkan solusi nyata bagi industri,” ujar Daniel Aw, Vice President & General Manager, Red Hat Asia Pacific.

Dukungan senada juga disampaikan oleh Yueh Chinn Seah selaku Vice President, Digital Industry Singapore, yang menyebut langkah ini semakin memperkokoh posisi Singapura sebagai pusat AI utama di Asia Tenggara.

Sementara itu, Gayle Chan, Deputy Chief Executive (Information) DSTA, menambahkan bahwa kolaborasi co-engineering ini sangat krusial agar mereka bisa terus mendobrak batas teknologi demi menghadapi ancaman masa depan yang makin kompleks.

Go to Top