Red Hat dan NVIDIA Perluas Kolaborasi, Hadirkan AI Rack-Scale Siap Produksi untuk Enterprise

Smartphone|January 15, 2026|
Red Hat dan NVIDIA Perluas Kolaborasi, Hadirkan AI Rack-Scale Siap Produksi untuk Enterprise

Trendtech, Jakarta – Dunia teknologi kembali menyaksikan langkah strategis yang akan membentuk masa depan AI di sektor enterprise. Red Hat, raksasa solusi open source, mengumumkan perluasan kolaborasi dengan NVIDIA untuk menyelaraskan teknologi open source mereka dengan percepatan inovasi AI skala rack. Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan sebuah ikrar untuk membawa AI keluar dari lab eksperimen dan langsung ke jantung operasional bisnis sehari-hari.

Bayangkan sebuah dunia di mana inisiatif AI perusahaan tidak lagi terjebak dalam fase uji coba yang berkepanjangan. Itulah visi yang diusung oleh dua pemimpin industri ini. Mereka berkomitmen menghadirkan fondasi yang stabil, aman, dan berkinerja tinggi—mulai dari chip hingga perangkat lunak—sehingga organisasi dapat menjalankan AI dengan percaya diri layaknya beban kerja kritis lainnya.

Baca juga: Trend Micro Bantu Lindungi Dunia dari Serangan Ransomware Kelompok LockBit

“Terobosan arsitektur NVIDIA telah mengubah AI dari sekadar tren menjadi kebutuhan utama. Stack komputasi masa depan akan menentukan pemenang di berbagai industri,” ujar Matt Hicks, President dan CEO Red Hat, dengan semangat. “Bersama NVIDIA, kami memastikan dukungan penuh sejak hari pertama untuk arsitektur terbaru mereka. Kolaborasi ini adalah bukti nyata kekuatan open source dalam mendorong generasi baru AI enterprise.”

Era di mana AI hanya hidup di server individual perlahan berlalu. Dunia kini bergerak menuju sistem terpadu berdensitas tinggi. Menjawab perubahan besar ini, Red Hat menghadirkan Red Hat Enterprise Linux untuk NVIDIA—sebuah edisi khusus sistem operasi enterprise yang dioptimalkan khusus untuk platform NVIDIA Rubin. Ini adalah titik awal transformasi, dirancang agar pelanggan bisa lebih cepat merasakan manfaat open source yang personal dan siap produksi.

Dari Eksperimen Menuju Realitas Produksi

Tahun 2026 diprediksi menjadi tahun di mana banyak organisasi siap meninggalkan fase ‘coba-coba’ AI. Strategi telah matang, toolbox AI tersedia, namun tantangan terbesar sering terletak pada infrastruktur yang mendasarinya. Di sinilah platform NVIDIA Rubin memainkan peran krusial. Dibangun dengan CPU Vera yang ultra-efisien dan GPU Rubin terkini, platform ini dirancang untuk lompatan kemampuan dalam agentic AI dan penalaran tingkat lanjut.

“Dunia AI saat ini menuntut penciptaan ulang seluruh stack komputasi, dari chip hingga model,” jelas Jensen Huang, Founder dan CEO NVIDIA. “Bersama Red Hat, kami mengindustrialisasi open source untuk membawa AI masuk dengan mulus ke lingkungan enterprise, dimulai dari platform Vera Rubin.”

Dengan dukungan penuh dan terintegrasi sejak Day 0 di seluruh portofolio hybrid cloud Red Hat, kolaborasi ini memberi organisasi pondasi yang andal. Bukan hanya sekadar teknologi canggih, tetapi juga jaminan stabilitas kelas enterprise dan konsistensi operasional di seluruh lingkungan hybrid cloud.

Tulang Punggung untuk AI Skala Enterprise: Rincian Teknis Kolaborasi

Kolaborasi ini diwujudkan dalam tiga pilar utama portofolio Red Hat, yang kini telah dioptimalkan untuk platform NVIDIA Rubin:

  1. Red Hat Enterprise Linux berperan sebagai jembatan vital antara hardware mutakhir NVIDIA dan ekosistem software kompleks yang dibutuhkan AI modern. Sebagai fondasi, ia akan mendukung NVIDIA Confidential Computing, menawarkan keamanan tingkat tinggi untuk GPU, memori, dan data model dengan bukti kriptografis.

  2. Red Hat OpenShift, platform Kubernetes terkemuka, akan memberikan akses mudah ke platform Rubin. Dukungan untuk software infrastruktur NVIDIA dan library CUDA X memastikan deployment dan manajemen yang otomatis serta performa optimal. Integrasi dengan NVIDIA Bluefield juga membawa peningkatan signifikan dalam jaringan dan utilisasi sumber daya.

  3. Red Hat AI, platform AI siap produksi, akan memperluas integrasi dengan NVIDIA. Dukungan inferensi terdistribusi akan ditingkatkan, tidak hanya untuk model seri Nemotron, tetapi juga untuk model terbuka NVIDIA lainnya di bidang visi, robotika, dan kebutuhan vertikal spesifik.

Red Hat Enterprise Linux untuk NVIDIA: Inovasi yang Siap Pakai Sejak Hari Pertama

Inilah jantung dari kolaborasi yang diperluas: sebuah edisi khusus sistem operasi yang menghadirkan inovasi terbaru NVIDIA langsung ke tangan pelanggan sejak peluncurannya. Red Hat Enterprise Linux untuk NVIDIA memastikan fitur-fitur platform arsitektur terbaru NVIDIA didukung penuh sejak Day 0.

Yang membedakan, edisi ini tetap selaras sepenuhnya dengan main build Red Hat Enterprise Linux. Artinya, pelanggan dapat dengan lancar bermigrasi ke versi tradisional jika diperlukan, dengan keyakinan bahwa performa dan kompatibilitas aplikasi mereka tetap terjaga. Ini bukan jalan buntu, tetapi sebuah on-ramp yang aman menuju masa depan.

Dengan fondasi ini, pelanggan mendapatkan manfaat konkret:

  • Interoperabilitas Tervalidasi: Memastikan hardware dan software NVIDIA bekerja mulus, mengurangi hambatan implementasi.

  • Manajemen Driver yang Sederhana: Driver dan toolkit CUDA dapat diakses langsung melalui repositori Red Hat, menyederhanakan siklus hidup infrastruktur AI.

  • Keamanan yang Diperkuat: Dilengkapi dengan SELinux dan manajemen kerentanan proaktif untuk melindungi data sensitif selama pelatihan dan inferensi AI.

  • Konsistensi Hybrid Cloud: Platform terpadu yang sama dapat digunakan di on-premise, edge, atau cloud publik, mengurangi silo dan biaya kepemilikan.

Baca juga: Cisco Menuntaskan Akuisisi Splunk

Ketersediaan dan Langkah Selanjutnya

Dukungan penuh Red Hat Enterprise Linux untuk platform NVIDIA Vera Rubin direncanakan tersedia bersamaan dengan ketersediaan umum platform tersebut pada semester kedua 2026. Organisasi yang ingin mempersiapkan diri dapat mengakses driver dan tools integrasi terbaru melalui Red Hat Customer Portal.

Kolaborasi antara Red Hat dan NVIDIA ini lebih dari sekadar pengumuman produk. Ini adalah peta jalan menuju masa depan di mana AI enterprise tidak lagi rumit dan berisiko, tetapi menjadi bagian yang mudah diadopsi, dikelola, dan diskalakan—didukung oleh kekuatan komunitas open source dan inovasi hardware yang tak terbendung.

By Published On: January 15, 2026Categories: SmartphoneTags: , ,