Review Nothing Ear (3a): Earbud Transparan Estetik, Tapi Apakah Suara & Fiturnya Sesuai Ekspektasi?

Review|August 3, 2026|
Review Nothing Ear (3a): Earbud Transparan Estetik, Tapi Apakah Suara & Fiturnya Sesuai Ekspektasi?

Trendtech.id — Buat kamu Gen Z dan milenial yang suka tampil beda, brand Nothing pasti udah nggak asing lagi. Dikenal dengan desain melengkung transparan yang ala-ala futuristik, mereka baru aja ngerilis earbud teranyarnya: Nothing Ear (3a). Dibanderol seharga Rp 1.699.000, earbud ini hadir sebagai versi hemat dari lini flagship Nothing Ear (3).

Tapi pertanyaannya, dengan harga yang lebih terjangkau, apakah performa audionya tetap bikin puas atau justru banyak dipotong di sana-sini? Setelah seminggu penuh jadi “teman setia” kuping tim redaksi, berikut ulasan mendalam mengenai Nothing Ear (3a) yang wajib kamu tahu sebelum check out!

Desain & Kenyamanan: Estetik Maksimal, Tapi Casing Agak Ribet

Review Nothing Ear (3a)

Begitu melihat Nothing Ear (3a), kamu langsung sadar kalau ini adalah produk besutan Nothing. Tangkai transparan yang memperlihatkan komponen interior di dalamnya tetap dipertahankan. Saat dipakai nongkrong di kafe atau working from anywhere, earbud ini dijamin bikin style kamu makin kelihatan tech-savvy.

Soal kenyamanan? Nggak usah diragukan lagi. Nothing menyediakan 4 ukuran eartip dalam paket penjualan. Pas dicoba, earbud ini nempel dengan sangat stabil di telinga, nggak gampang lepas, dan nggak bikin telinga pegal walau dipakai mendengarkan playlist Spotify berjam-jam.

Namun, cerita lain datang dari casing penampungnya. Berbentuk persegi panjang dengan bodi dalam mirip kapsul, desain ini memberikan kesan “bibir” di bagian luar. Secara estetika memang unik, tapi pas ditaruh di dalam saku celana, ukurannya berasa jauh lebih tebal dari yang seharusnya. Ditambah lagi, membuka casing-nya butuh sedikit usaha (bahkan kuku) dan agak sulit jika hanya menggunakan satu tangan. Magnet di dalamnya juga kadang membuat penempatan earbud melenceng sedikit saat mau diisi ulang. Beruntung, indikator LED 3 bagian di casing-nya berfungsi sangat responsif dan informatif.

Fitur Unik: Bisa Merekam Audio Panggilan Secara Langsung!

Jika kakaknya, Nothing Ear (3), mengandalkan inovasi mikrofon internal khusus, Nothing Ear (3a) justru membawa kejutan lain: penyimpanan internal langsung di earbud. Fitur ini memungkinkan kamu merekam percakapan panggilan telepon atau audio yang sedang kamu dengarkan langsung dari earbud tanpa perlu aplikasi tambahan di smartphone.

Caranya gampang banget, cukup tekan kedua tangkai earbud secara bersamaan. Fitur ini sangat berguna buat kamu yang sering rapat online, butuh memotong audio dengan cepat, atau sekadar ingin menyimpan momen obrolan penting. Kamu juga mendapatkan fitur perekaman dasar secara gratis, meski opsi transkripsi otomatis yang cepat membutuhkan langganan berbayar.

Kualitas Suara & ANC: Bass Powerful, Tapi ANC Butuh Peningkatan

Nothing Ear (3a) dibekali dengan driver dinamis 12 mm terbaru. Karakter suara yang dihasilkan punya impresi awal yang sangat menyenangkan. Dibandingkan dengan seri terdahulu, Nothing tampak jelas memberikan boost pada sektor bass. Lagu-lagu bergenre hip-hop, EDM, hingga akustik folk seperti lagu-lagu Marika Hackman terdengar dalam dan menggelegar.

Saat mendengarkan lagu jazz klasik seperti album Take Five di dalam ruangan yang tenang, separasi instrumen dan kejelasan vokalnya tergolong jempolan untuk kelas harga Rp 1,6 jutaan. Komposisi frekuensi terasa seimbang dan tidak bikin telinga cepat lelah.

Namun, titik kelemahannya mulai terasa saat kamu membawa earbud ini bermobilitas tinggi di luar rumah. Fitur Active Noise Cancellation (ANC) pada Ear (3a) tergolong biasa saja. Ketika berada di dalam transportasi umum yang bising, peredaman suaranya kurang maksimal sehingga detail audio terasa sedikit “keruh” terkikis oleh kebisingan luar.

Baterai & Kontrol Navigasi

Untuk daya tahan baterai, Nothing Ear (3a) mampu bertahan hingga 6 jam pemakaian arus aktif (ANC On) dalam sekali pengisian daya. Durasi ini sudah sangat standar dan mencukupi kebutuhan harian generasi masa kini yang padat aktivitas.

Untuk navigasinya, earbud ini menggunakan mekanisme tekanan (pinch control) di bagian tangkai. Responsnya cukup akurat, namun sayangnya belum dilengkapi kontrol usap (swipe) untuk menaikkan/menurunkan volume suara langsung dari earbud. Jadi, kamu masih harus merogoh smartphone di saku untuk mengatur volume.

👍 Kelebihan (Alasan Membeli) 👎 Kekurangan (Alasan Menghindari)
Desain Transparan Timeless: Tampilan tangkai transparan yang ikonik dan estetik. Peredam Bising (ANC) Biasa Aja: Suara latar masih cukup terdengar saat mobilitas.
Kenyamanan Ekstra: Ergonomis, pas di telinga dengan 4 pilihan eartip. Casing Agak Bulky & Tricky: Bentuk casing lebih besar di saku dan agak keras untuk dibuka.
Bass Mantap & Energetik: Driver 12 mm menyajikan bass punchy yang asyik. Magnet Casing Agak Meleset: Penempatan earbud ke case kadang butuh penyesuaian.
Fitur Perekaman Internal: Merekam audio dan panggilan tanpa aplikasi pihak ketiga. Pengaturan volume Masih via HP: Belum ada gestur swipe volume langsung di eartip.

Kesimpulan & Rekomendasi Trendtech: Worth It Nggak?

Dengan banderol Rp 1.699.000, Nothing Ear (3a) adalah paket earbud TWS yang sangat menarik dari sisi desain, estetika visual, dan kenyamanan. Kualitas audio bass-nya siap memanjakan telinga kamu sehari-hari.

Rekomendasi: Jika kamu adalah pengguna kasual yang mengutamakan penampilan keren, desain ikonik, kenyamanan ekstra, dan fitur rekam audio unik, Nothing Ear (3a) adalah pilihan yang sangat menggiurkan di harga yang ditawarkan. Namun, jika kamu seorang audiophile sejati yang sangat bergantung pada kekedapan ANC tingkat tinggi saat berkemuter, menyisihkan budget sedikit lebih banyak untuk memboyong Nothing Ear (3) adalah keputusan yang lebih bijak.

Go to Top