Home Smartphone RIP LG G Series : Hormat Kami “Sang Inovator”
LG G Series

RIP LG G Series : Hormat Kami “Sang Inovator”

by Trendtech Indonesia

Trendtech, Jakarta – Sudah waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal pada LG G Series (2012 – 2019). Setelah delapan generasi dan sekitar 30 varian perangkat yang berbeda. LG telah secara resmi mengumumkan untuk tidak melanjutkan LG G series-nya dan menggantikannya dengan LG Velvet Series.

Mundur kebelakan sedikit LG G Series merupakan perangkat flagship yang selevel dengan dengan para kompetitornya seperti  Galaxy S , HTC One , dan Xperia sebagai ikon industri seluler. Seperti lainnya seri G juga memiliki banyak penggemar selama bertahun-tahun. Sehingga perangkat menjadi salah satu seri yang paling ditunggu pelucurannya setiap tahun oleh penggemar Android.

Baca juga: Smart TV LG Kini Dilengkapi Perintah Suara Bahasa Indonesia

Sebagai penggemar LG, kami memberikan penghormatan kepada perangkat flagship asal Korea ini. Pada perkenalan pertama LG meluncurkan LG Optimus G diluncurkan pada tahun 2012. Perangkat ini adalah salah satu ponsel pertama dengan prosesor Qualcomm Quad-core Snapdragon S4 Pro yang mutakhir. Desain blok tidak akan asing bagi pengguna LG saat ini, desain ini membuka jalan bagi sorotan pertama dalam sejarah seri G – LG G2 di 2013.

LG G2 diluncurkan untuk bisa menjadi nomer satu di Industri. Untuk itu seri kedua ini memiliki spesifikasi yang luar biasa seperti layar 1080p dengan bezel yang relatif tipis, kamera 13MP, perekaman video 60fps 1080p, dan baterai 3.000 mAh, ponsel ini memamerkan apa yang sebenarnya bisa dilakukan oleh smartphone. Jadwal rilis September memungkinkan G2 menggunakan prosesor high-end Qualcomm dan tentunya menarik perhatian penggemar seluler di seluruh dunia.

Selanjutnya LG meluncurkan G3 dan menyempurnakan jauh lebih baik dari seri sebelumnya. Kami menyebutnya “Ponsel LG terbaik dan salah satu yang terbaik tahun itu” berkat kamera yang hebat, desain, trik perangkat lunak yang bagus, dan tampilan QHD pertama di industri. Di antara perangkat keras G2 dan G3 yang solid, LG menetapkan diri untuk menjadi pemimpin di pasar utama.

Setelah kesuksesan awal, merek LG G menjadi semakin eksperimental. Diluncurkanlah seri LG G4 dengan desain layar curve, wireless charging, dan penggunaan material dengan bahan pelat belakang. Sayangnya ponsel ini memiliki kontroversial karena menggunakan prosesor Snapdragon 810 yang agak hangat untuk versi 808 yang lebih lambat, menyebabkan beberapa orang mempertanyakan kemampuan LG. Sebenarnya masalah terbesar saat perangkat boot loop yang benar-benar merusak reputasi LG.

G4 masih merupakan ponsel yang bagus, tetapi LG G5 tersandung garis tipis antara visioner dan kegilaan. Ada beberapa hype antusias di industri yang melihat beberapa produk jauh lebih visioner dibandingkan G5, beberapa produk tersebut seperti  Essential  dan Moto Z hop. Sehingga fitur unggulan kamera dan audio pada G5 gagal memberikan pengalaman baru yang inovatif.

LG G5 memang membantu memulai tren dalam sudut lebar dan kamera ganda dan memberikan pengalaman audio yang baik untuk para audiophiles . Namun itu saja sepertinya tidak cukup, citra LG justru semakin parah.

Lalu LG meluncurkan G6 dengan spesifikasi yang sangat kompetitif, dengan material desain kaca dipadukan logam, kamera yang mumpuni, dan audio yang brilian. Tetapi setelah dua tahun LG berjuang untuk memperthankan reputasi namun hasilnya semakin buruk.

LG tidak bisa menghindari kontroversi. terus mengembangkan inovasi dengan merilis  LG G7 dengan embel-embel ThinQ. Embel-embel ini memberikan inovasi produk yang tidak biasa karena perangkat ini memastikan semua bisa terhubung dengan beberapa produk home appliance.

Baca juga: LG Lengkapi Multi V Dengan LG ThinQ

Penjualan telah mencapai titik terendah dan tindak lanjutnya, LG G8 ThinQ diluncurkan namen tetap saja tidak mendapatkan respon positif di pasar. Dalam serangkaian peristiwa yang menyedihkan, seri LG gagal menemukan pijakan pasar modern yang didominasi oleh merek-merek premium yang mapan dan beberapa brand China yang merusak pasar dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Secara inovasi G series merupakan perangkat yang baik dan penuh inovasi namun secara pasar sangat kurang dihargai. Akhir dari merek G menandai perubahan arah untuk rencana LG. Alih-alih untuk bersaing LG rilis LG Velvet yang mentargetkan pasar yang lebih luas dengan penawaran fitur yang baik dan harga yang kompetitif.

Kita hanya harus menunggu untuk melihat LG Velvet diluncurkan secara global dengan segera, dan tentunyamenjadi kebangkitan bagi LG untuk sektor smartphonenya.

 

 

Sumber

Berita Lainnya

Leave a Comment