Sahabat-AI Resmi Diluncurkan, Platform AI yang Paham Bahasa dan Budaya Indonesia

Trendtech, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Indosat Ooredoo Hutchison resmi meluncurkan Sahabat-AI, sebuah platform kecerdasan buatan berbasis aplikasi yang diklaim sebagai yang paling memahami kebutuhan masyarakat Indonesia.
Hadir sebagai solusi digital yang dekat dengan keseharian, Sahabat-AI bisa diunduh dan digunakan oleh siapa saja—mulai dari pelajar, kreator konten, pelaku usaha, hingga institusi pemerintah. Bukan sekadar alat canggih, platform ini dirancang layaknya sahabat digital yang ngerti banget sama cara kita berbicara, menjalani hidup, dan berinteraksi sebagai orang Indonesia.
Yang bikin Sahabat-AI beda dari yang lain? Platform ini hadir dalam bentuk aplikasi yang sudah bisa diakses di Android dan iOS. Jadi, nggak perlu ribet buka browser atau pakai komputer—cukup lewat ponsel, kamu bisa langsung merasakan kecanggihan AI dengan gaya Indonesia banget.
Baca juga: Sambut Ramadan 2026, XLSMART Hadirkan Promo Spesial XL, AXIS, dan XL SATU
Yang lebih keren, Sahabat-AI punya kemampuan multi-model dan multi-modal. Artinya? Dalam satu aplikasi, pengguna bisa beralih dari teks ke gambar, dari gambar ke video, melakukan pencarian cerdas, bantuan coding, sampai analisis data mendalam. Semua serba ada, praktis, dan bisa diakses kapan aja. Cocok banget buat kamu yang butuh partner digital serbabisa buat ngerjain berbagai tugas!
Nah, ini yang paling istimewa. Sahabat-AI dibangun dengan jargon “Si Paling Indonesia”. Bukan sekadar gaya-gayaan, platform ini benar-benar mengakar pada kekayaan bahasa lokal, budaya, dan konteks Indonesia. Jadi, pas kamu ngobrol pake bahasa campuran atau istilah-istilah kekinian, Sahabat-AI bakal ngerti banget.
Teknologi kelas dunia yang dipadukan dengan kearifan lokal bikin platform ini terasa akrab dan relevan buat masyarakat dari Sabang sampai Merauke. Mau tanya resep masakan khas daerah, cari referensi tugas sekolah, atau brainstorming ide konten—semua bisa dilakukan dengan nuansa yang sangat Indonesia.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa kehadiran Sahabat-AI sejalan dengan visi besar Indonesia dalam membangun kedaulatan digital.
“Sahabat-AI merupakan langkah penting dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Lebih dari itu, ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam transformasi digital. Teknologi harus membuka akses bagi siapa pun, di mana pun, tanpa terhalang perbedaan bahasa maupun budaya,” ujar Meutya dalam sambutannya.
Ia pun menambahkan, “Karena itu, kita membutuhkan AI yang benar-benar Paling Indonesia, dibangun dengan bahasa kita, nilai budaya kita, serta kepentingan bangsa. Platform ini menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menghadirkan teknologi yang relevan dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat.”
Menutup pernyataannya, Meutya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mencoba dan memanfaatkan Sahabat-AI sebagai bagian dari perjalanan perkembangan AI dalam negeri.
Yang menarik, Sahabat-AI lahir dari kolaborasi berbagai pihak dalam ekosistem nasional. Bukan cuma proyek pemerintah atau korporasi semata, platform ini menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan manfaat AI bisa dirasakan secara luas dan bermakna.
Dengan menempatkan kebutuhan dan nilai-nilai lokal sebagai fondasi utama, Sahabat-AI diharapkan bisa memperkuat posisi Indonesia dalam menjadikan AI sebagai pendorong prioritas nasional sekaligus alat pemberdayaan masyarakat.
Soal keamanan, tenang aja! Sahabat-AI dibangun dengan mekanisme pengamanan berlapis yang selaras dengan norma sosial, nilai budaya, dan standar etika di Indonesia. Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memerangi konten negatif dan menjaga ruang digital nasional yang sehat.
Mekanisme ini membantu menjaga interaksi tetap aman, melindungi pengguna, serta merawat ruang digital Indonesia—sambil tetap mendorong inovasi berkembang secara bertanggung jawab. Jadi, pengguna bisa explore berbagai fitur tanpa khawatir.
Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan bahwa peluncuran Sahabat-AI mencerminkan tujuan besar perusahaan dalam memberdayakan Indonesia.
Baca juga: IM3 Luncurkan SATSPAM+ dengan Perlindungan WhatsApp Call Pertama di Indonesia
“Sahabat-AI kami hadirkan bukan untuk Indosat, tetapi untuk Indonesia. Platform ini dibangun di atas keyakinan kami bahwa teknologi harus membawa manfaat bagi semua orang. Dengan menjadikan Sahabat-AI terbuka, mudah diakses, dan dapat dimanfaatkan secara luas, kami menghadirkan fondasi inovasi yang dapat digunakan oleh individu, startup, pelaku usaha, maupun institusi publik di seluruh penjuru negeri,” pungkas Vikram.
Siap Jadi Sahabat Digital Kamu?
Buat kamu yang penasaran dan ingin merasakan sendiri pengalaman pakai AI yang “Paling Indonesia”, Sahabat-AI udah bisa diunduh melalui Google Play Store dan App Store. Yuk, cobain dan rasakan sendiri gimana serunya punya sahabat digital yang ngerti banget sama kita!
Dengan hadirnya Sahabat-AI, Indonesia nggak cuma jadi penonton di era kecerdasan buatan. Kita punya platform sendiri yang nggak kalah canggih, tapi tetap ramah dan dekat dengan keseharian masyarakat. Selamat mencoba, Sahabat!

