Trendtech, Jakarta – Sebuah angin segar datang dari lini smartphone menengah premium Samsung. Berdasarkan kabar terbaru yang beredar, Samsung Galaxy A57 yang dinanti-nantikan dipastikan akan membawa sebuah perubahan signifikan: penggunaan panel OLED fleksibel untuk pertama kalinya dalam sejarah seri Galaxy A. Ini bukan sekadar upgrade biasa, melainkan lompatan teknologi yang akan mengubah cara kita merasakan layar ponsel sehari-hari.
Yang menarik, sumber panel inovatif ini konon bukan berasal dari Samsung Display, divisi display internal Samsung yang selama ini menjadi tulang punggung. Sebuah laporan mengungkapkan bahwa raksasa manufaktur layar asal Tiongkok, CSOT, akan turut serta menjadi pemasok untuk panel OLED fleksibel di Galaxy A57 ini. Meski demikian, kabarnya Samsung Display masih akan memasok unit dalam jumlah yang lebih dominan.
Baca juga: On-Device AI: Begini Cara NPU Snapdragon 8 Generasi 5 Mengubah Smartphone di 2026
Lalu, apa keuntungan yang bisa kita rasakan langsung dari teknologi layar ini? Panel OLED fleksibel memungkinkan desain bezel (pinggiran layar) yang lebih ramping dan seragam di semua sisi. Bayangkan, layar ponsel Anda akan terasa lebih “meluap” dan immersif tanpa gangguan yang tebal. Pengalaman menonton video atau bermain game pasti akan lebih menyenangkan. Selama ini, seri Galaxy A masih setia dengan panel OLED kaku, sehingga kehadiran fitur ini di Galaxy A57 benar-benar sebuah gebrakan.
Tidak hanya berhenti di A57, kepercayaan Samsung terhadap CSOT dikabarkan akan berlanjut. Vendor asal Tiongkok tersebut juga disebut-sebut akan menyuplai panel serupa untuk Galaxy S26 FE di masa mendatang, menunjukkan peningkatan kualitas yang diakui secara global.
Kehebatan Galaxy A57 tentu tak hanya pada layarnya. Ponsel yang rencananya akan meluncur pada Februari 2026 ini dikabarkan akan ditenagai oleh chipset Exynos 1680, menjanjikan performa yang tangguh untuk aktivitas multitasking dan gaming. Bagi Anda yang sering mobilitas, dukungan pengisian daya cepat 45W menjadi kabar gembira, memastikan baterai terisi penuh dalam waktu singkat.
Baca juga: TECNO SPARK 40 Resmi Hadir di Indonesia
Di sektor fotografi, Galaxy A57 dipersenjatai dengan konfigurasi triple kamera yang solid. Sensor utamanya adalah Sony IMX906 50MP yang gahar, didampingi oleh lensa ultrawide 13MP untuk menangkap pemandangan luas, dan kamera makro 5MP untuk mengabadikan detail-detail kecil dengan tajam. Kombinasi ini siap mendukung berbagai momen kreatif Anda.
Dengan adopsi panel OLED fleksibel, Samsung Galaxy A57 tidak hanya sekadar melakukan pembaruan rutin. Langkah ini menandai niat kuat Samsung untuk membawa sentuhan flagship ke segmen yang lebih terjangkau. Hadirnya teknologi layar premium, performa andal, dan kamera mumpuni membuat Galaxy A57 layak ditunggu sebagai ponsel yang akan menentukan tren di awal 2026.
Kita tinggal menunggu konfirmasi resmi dari Samsung. Namun, satu hal yang pasti: lini Galaxy A siap mempersembahkan pengalaman terbaiknya yang belum pernah ada sebelumnya.