Pendaftaran Samsung Solve for Tomorrow 2026 Segera Ditutup: Alumni Sukses Kembangkan AI Gesti Talk untuk Teman Tuli!

Trendtech, Jakarta – Halo Tech-Savvy Gen-Z dan Milenial! Ada kabar super penting nih buat kamu yang punya segudang ide kreatif dan pengen ngasih dampak nyata buat sosial. Pendaftaran program inkubasi dan kompetisi prestisius Samsung Solve for Tomorrow 2026 bakal resmi ditutup sebentar lagi, tepatnya pada 29 Mei 2026. Kalau kamu punya mimpi bikin inovasi keren berbasis teknologi, ini saatnya buat take action sebelum kesempatannya lewat!
Sebagai bukti nyata kalau kompetisi ini bukan kaleng-kaleng, cerita sukses datang dari alumni SFT tahun lalu. Sekelompok mahasiswa kreatif sukses memanfaatkan momentum ini untuk mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang inklusif. Inovasi mereka terbukti mampu menyelesaikan masalah nyata yang dihadapi oleh komunitas Teman Tuli di Indonesia.
Gesti Talk: Solusi AI dan Computer Vision Keren untuk Teman Tuli
Jujur aja, di era serba digital kayak sekarang, akses komunikasi yang inklusif buat Teman Tuli itu masih terbatas banget. Kita masih minim fasilitas interpreter bahasa isyarat yang gampang diakses kapan pun dan di mana pun. Nah, keresahan sosial inilah yang memicu kepedulian tim KYGB, kuartet mahasiswa super kreatif dari Universitas Bina Nusantara (Binus) Alam Sutera.
Baca juga: ITSEC Asia Perkuat Ekosistem Keamanan Siber Indonesia Lewat Talenta Muda dan Solusi AI
Tim yang beranggotakan Nathanael Setiorahardjo, Bonaventura Jonathan Tanujaya, Kelvin Leandi, dan Gavinn Aloys ini sukses menciptakan Gesti Talk. Gesti Talk adalah aplikasi berbasis AI dan Computer Vision yang bisa menerjemahkan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) langsung jadi teks atau suara secara real-time lewat kamera HP doang! Canggih banget, kan?
Berkat inovasi super berdampak ini, tim KYGB sukses menyabet gelar Juara 3 kategori Universitas di ajang Samsung Solve for Tomorrow (SFT) periode sebelumnya. SFT sendiri merupakan wadah kompetisi berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) yang emang menantang anak muda buat nge-solve masalah nyata masyarakat pakai teknologi.
“Awalnya dari seminar inklusivitas, kami langsung kepikiran: gimana kalau Teman Tuli bisa punya akses interpreter yang praktis lewat teknologi? Kami pengen banget bikin solusi yang bikin mereka bisa berkomunikasi secara lebih mandiri dan inklusif di mana saja,” cerita Nathanael Setiorahardjo, ketua tim KYGB.
Bedah Teknologi di Balik Gesti Talk: Gimana Sih Cara Kerjanya?
Buat kamu yang penasaran sama jeroan teknologinya, Gesti Talk ini bekerja dengan cara yang smooth banget. Aplikasi ini memanfaatkan fitur kamera smartphone untuk mendeteksi gerakan BISINDO secara langsung. Teknologi Computer Vision bertugas membaca titik koordinat tangan dan setiap gestur gerakan dari pengguna.
(Tempatkan Foto 2 di sini: Interface Aplikasi Gesti Talk yang menampilkan deteksi real-time berbasis AI)
Nah, setelah koordinatnya dapet, data tersebut langsung diproses sama model AI berbasis Long Short-Term Memory (LSTM). Algoritma LSTM ini pinter banget buat memahami urutan, konteks, dan dinamika bahasa isyarat secara presisi, sehingga terjemahan ke bahasa Indonesianya jadi jauh lebih akurat dan natural.
Mentoring Eksklusif SFT: Mengubah Ide Sederhana Jadi Inovasi Level Up
Perjalanan tim KYGB sampai bisa bikin aplikasi matang kayak gini ternyata gak instan. Mereka ngaku dapet booster besar pas ikutan Samsung Solve for Tomorrow. Lewat program ini, mereka dibimbing langsung oleh para mentor expert dari Samsung. Gak cuma diajarin teknis coding AI atau cara training model yang bener, mereka juga digembleng kemampuan soft skills-nya.
“Sesi mentoring di SFT itu salah satu part paling berharga buat kami. Project kami benar-benar dibedah, dikasih feedback yang daging banget, dan dibantu cari solusinya. Ditambah lagi, adanya timeline dan deadline ketat bikin development project kami jadi jauh lebih terarah,” kenang perwakilan tim KYGB.
Di SFT, peserta emang dilatih secara holistik, mulai dari critical thinking, manajemen teamwork, leadership, sampai seni melakukan pitching di depan para investor dan juri profesional. Keren banget buat modal karier di industri tech!
SFT 2026 Cari Inovator Baru: Intip Tema dan Cara Daftarnya di Sini!
Melihat suksesnya Gesti Talk, Ennita Pramono selaku Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia, mengajak lebih banyak lagi content creator, mahasiswa, dan pelajar buat berani melangkah di Samsung Solve for Tomorrow 2026.
“Lewat Samsung Solve for Tomorrow, kami ingin menantang generasi muda Indonesia untuk memulai sesuatu dari rasa peduli pada masalah di sekitar mereka. Kami percaya setiap ide kreatif punya power besar untuk membawa impact positif kalau dikombinasikan dengan teknologi. SFT hadir sebagai ekosistem belajar dan kolaborasi anak muda untuk mengasah future skills mereka,” tutur Ennita.
Nah, buat kamu yang berstatus sebagai pelajar SMA/SMK/MA sederajat atau mahasiswa aktif (D3/D4/S1) di seluruh Indonesia, jangan sampai kelewatan! Samsung Solve for Tomorrow 2026 tahun ini membuka tiga pilar tema besar yang hype dan relevan banget sama masa depan, yaitu:
-
Sustainability & Environment (Solusi buat bumi dan lingkungan yang lebih hijau)
-
Sport & Technology (Inovasi digital di bidang olahraga dan kesehatan)
-
Education (Transformasi digital demi pemerataan edukasi masa kini)
Inget ya techeers, pendaftaran Samsung Solve for Tomorrow 2026 ditutup tanggal 29 Mei 2026. Caranya gampang banget, tinggal meluncur ke situs resmi Samsung Solve for Tomorrow, daftarin tim kamu, dan submit ide tergokilmu sekarang juga. Jangan cuma jadi penonton, jadilah agen perubahan bareng Samsung!

