Sharp Indonesia Catat Rekor Penjualan Rp11,9 Triliun di 2025, Siap Ekspansi ke 2026

Trendtech, Malang – Di tengah dinamika industri elektronik yang terus berubah, Sharp Indonesia justru mencatatkan tahun yang gemilang. Sepanjang 2025, kepercayaan konsumen terhadap brand legendaris ini ternyata menguat, yang terwujud dalam sebuah pencapaian historis. Sharp berhasil membukukan penjualan domestik sebesar Rp11,9 triliun, tumbuh 102% dari tahun sebelumnya dan menjadi rekor penjualan tertinggi sepanjang sejarahnya di Indonesia.
Prestasi membanggakan ini bukanlah sebuah kebetulan. Ia ditopang oleh performa tangguh di berbagai lini produk andalan yang memang akrab dengan keseharian keluarga Indonesia. Mulai dari AC, lemari es, mesin cuci, TV, hingga perangkat audio visual dan small home appliances, semuanya memberikan kontribusi signifikan. Bahkan, Sharp berhasil mempertahankan posisi pemimpin pasar (market leader) di beberapa kategori kunci, terutama untuk produk-produk berteknologi hemat energi yang menjawab kebutuhan hunian modern.
“Pencapaian di tahun 2025 adalah bukti nyata kepercayaan yang diberikan konsumen kepada Sharp. Di tengah tantangan ekonomi dan persaingan yang semakin ketat, kami bersyukur bisa terus tumbuh dan memperdalam hubungan dengan masyarakat Indonesia,” tutur Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, dengan nada penuh syukur.
Inovasi dan Koneksi Emosional: Kunci Meraih Hati Konsumen
Tahun 2025 juga menjadi saksi bagaimana Sharp tidak hanya berjualan, tetapi juga berinovasi dan membangun ikatan emosional. Perusahaan menghadirkan sejumlah produk baru yang relevan, seperti smartphone seri AQUOS Sense 10 dan R10, TV layar besar dengan kandungan TKDN, AC dengan fitur LED temperature display, serta beragam perangkat rumah tangga yang mendukung gaya hidup praktis dan berkelanjutan.
Namun, inovasi produk saja tidak cukup. Sharp memahami bahwa konsumen hari ini menginginkan pengalaman dan hubungan yang lebih personal. Melalui strategi pemasaran 360 derajat, mereka mengintegrasikan aktivitas digital, public relations, hingga program di tingkat dealer dan e-commerce. Salah satu kampanye yang berhasil menyentuh hati adalah kolaborasi dengan Sanrio bertajuk “Hello Comfort, where technology meets comfort”.
Kampanye ini berhasil menjangkau keluarga muda dan generasi baru dengan pesan bahwa kenyamanan hidup adalah sebuah gaya hidup yang bisa didukung oleh teknologi. Rangkaian aktivasi di berbagai kota besar di Indonesia ini menjadi bukti komitmen Sharp untuk tidak hanya hadir di rak toko, tetapi juga dalam keseharian dan memori emosional konsumen.
“Ke depan, fokus kami tidak semata pada angka penjualan, tetapi lebih pada bagaimana kami membangun pengalaman dan hubungan jangka panjang dengan konsumen melalui inovasi, layanan, dan komunikasi yang relevan,” tegas Andry menambahkan.
Diakui untuk Komitmen Berkelanjutan dan Siapkan Ekspansi ke 2026
Komitmen Sharp terhadap kualitas, inovasi, dan keberlanjutan (ESG) mendapat pengakuan luas sepanjang 2025. Berbagai penghargaan bergengsi berhasil diraih, seperti Anugerah Produk Indonesia, Indonesia Green & Sustainable Companies Award, Indonesia Best Brand Award, Top Brand, hingga Indonesia Customer Experience Award. Penghargaan ini bukan sekadar piala, tetapi pengakuan atas konsistensi praktik bisnis yang bertanggung jawab.
Memasuki tahun 2026, Sharp Indonesia tidak berpuas diri. Dengan fondasi yang kuat, mereka menyiapkan strategi ekspansif dan berkelanjutan. Fokusnya adalah memperkuat pasar domestik dengan lebih banyak inovasi produk ramah lingkungan, serta memperluas aktivasi yang semakin dekat dengan konsumen.
Baca juga: Samsung Pamerkan Konsep AI-Connected Living untuk Hunian Masa Depan di CES 2026
Yang tak kalah menarik, Sharp juga membuka babak baru dengan memanfaatkan Indonesia sebagai basis produksi strategis di ASEAN. Mereka mulai menjajaki peluang ekspor produk AC buatan Indonesia ke Vietnam, dengan target kontribusi sekitar 10% di bulan Januari 2026. Langkah ini tidak hanya memperkuat kinerja bisnis, tetapi juga membanggakan karena menunjukkan daya saing produk manufaktur Indonesia di kancah regional.
“Dengan fondasi kuat di 2025, kami optimis 2026 akan menjadi tahun pertumbuhan yang lebih kuat bagi Sharp Indonesia. Baik dari sisi inovasi, penetrasi pasar, maupun kontribusi terhadap industri elektronik nasional,” tutup Andry dengan penuh keyakinan.

