Indosat Ooredoo Hutchison dan Cisco Luncurkan Sovereign Security Operations Center, Perkuat Keamanan dan Ketahanan Digital Indonesia

Telko|August 31, 2025|
Indosat Ooredoo Hutchison dan Cisco Luncurkan Sovereign Security Operations Center, Perkuat Keamanan dan Ketahanan Digital Indonesia

Trendtech, Jakarta – Dalam sebuah langkah strategis untuk memfortifikasi kedaulatan digital Tanah Air, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) berkolaborasi dengan Cisco meresmikan Sovereign Security Operations Center (SOC) Indonesia pertama. Kehadiran pusat keamanan siber berdaulat ini bukan sekadar wacana teknologi, melainkan sebuah ikhtiar nyata untuk melindungi setiap jengkal infrastruktur digital Indonesia dari ancaman yang kian kompleks. Inisiatif ini melanjutkan komitmen kedua raksasa teknologi setelah sebelumnya meluncurkan Indonesia AI Center of Excellence, menandai babak baru ketahanan siber nasional.

Lantas, apa yang membuat Sovereign Security Operations Center Indonesia ini begitu istimewa? Sebagai yang pertama di negeri ini, SOC ini mengadopsi Splunk Cloud Platform dan Splunk Enterprise Security yang telah memenuhi standar global SOC 2 compliance. Bayangkan sebuah pusat kendali yang diperkuat Kecerdasan Buatan (AI) untuk deteksi ancaman secara real-time, mampu memantau sistem hybrid dan multi-cloud yang rumit. Intinya, semua data nasional akan tetap berada di bawah payung hukum Indonesia, terlindungi, sekaligus memudahkan instansi pemerintah dan perusahaan untuk merespons serangan siber dengan cepat dan tepat.

Baca juga: Indosat Business Luncurkan Vision AI: Transformasi Pengawasan dengan Kecerdasan Buatan

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menekankan filosofi yang mendasari kolaborasi bersejarah ini. “Melalui kolaborasi bersama Cisco, kami tidak hanya membangun platform keamanan digital, tetapi juga merancang proteksi strategis untuk Indonesia. Sovereign SOC ini bertujuan untuk melindungi infrastruktur, memberdayakan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital secara menyeluruh,” ujarnya. Vikram meyakini bahwa transformasi digital harus berjalan inklusif, terpercaya, dan berkelanjutan, dengan keamanan sebagai fondasi utamanya.

Kehadiran Sovereign Security Operations Center sangatlah krusial. Data dari Cisco Cybersecurity Readiness Index mengungkap fakta mencengangkan: 91% perusahaan di Indonesia mengalami setidaknya satu masalah keamanan siber dalam setahun terakhir. Ancaman ini tidak hanya sering terjadi, tetapi juga semakin canggih. SOC yang dirancang khusus ini hadir sebagai solusi pertahanan terpusat untuk membentengi sektor-sektor strategis seperti keuangan, kesehatan, transportasi, dan layanan publik, yang menjadi urat nadi perekonomian dan layanan negara.

Dave West, President, Senior Vice President of Global Specialists at Cisco, menyambut baik kolaborasi ini. “Sovereign SOC menjadi terobosan penting dalam membangun masa depan digital Indonesia yang lebih aman dan tangguh,” ujarnya. Dave menegaskan komitmen Cisco untuk bekerja sama dengan Indosat dan para pemangku kebijakan nasional dalam memperkuat fondasi transformasi AI yang aman. Langkah ini sejalan dengan visi Indonesia menyambut fase pertumbuhan ekonomi digital yang pesat.

Yang membedakan Sovereign Security Operations Center Indonesia adalah inklusivitasnya. SOC ini tidak hanya dirancang untuk perusahaan besar dan instansi pemerintah, tetapi justru menyasar pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Dengan menyediakan layanan keamanan yang terjangkau dan mudah diakses, SOC ini menargetkan dapat membantu lebih dari 10.000 UKM dalam meningkatkan sistem proteksi datanya. Memberdayakan UKM secara digital berarti ikut mengerek pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga: XL SATU Lite: Solusi Internet Rumah Praktis untuk Keluarga Modern

Komitmen Indosat dan Cisco tidak berhenti pada infrastruktur. Keduanya berambisi melatih satu juta talenta Indonesia di bidang jaringan dan keamanan siber hingga 2030. Program ini didukung infrastruktur kuat Cisco Networking Academy yang telah menjangkau 500.000 siswa di lebih dari 200 institusi. Lebih dari itu, Sovereign SOC ini juga akan berfungsi sebagai ‘Cyber Resilience Labs’—sebuah ruang pelatihan praktis, simulasi insiden siber, dan pusat kesiapan nasional untuk terus mengasah ketahanan digital Indonesia.

Pada akhirnya, kehadiran Sovereign Security Operations Center Indonesia adalah tentang kedaulatan. Ini adalah tentang bagaimana Indonesia mengambil alih kendali atas keamanan data dan digital warganya. Dengan memastikan solusi yang sesuai karakteristik lokal, mengembangkan kerangka kerja nasional, dan mengadopsi pola keberhasilan global, Indosat dan Cisco bersama-sama menetapkan standar baru untuk inovasi yang aman, beretika, dan berdaulat di era kecerdasan buatan. Sebuah lompatan besar untuk Indonesia yang lebih digital dan tangguh.