Bukan Cuma Balapan, Strava Kini Bisa Pantau Sesi Terapi Fisik Kamu!

Trendtech, Jakarta – Siapa bilang Strava cuma buat pamer pace lari atau rute bersepeda yang jauh? Kabar gembira buat kamu yang lagi berjuang pulih dari cedera atau sekadar ingin menjaga tubuh tetap prima, Strava baru saja meresmikan fitur Terapi Fisik sebagai bagian dari ekosistem mereka.
Langkah ini jadi bukti kalau Strava makin serius memperhatikan sisi “balik layar” dari seorang atlet: yaitu pemulihan.
Bagi banyak pengguna di Indonesia, cedera seringkali jadi momen yang bikin demotivasi karena kita merasa “berhenti” berolahraga. Padahal, proses rehabilitasi adalah bagian dari latihan itu sendiri.
Dengan hadirnya jenis aktivitas Terapi Fisik, kamu sekarang bisa mencatat sesi pemulihan dengan cara yang lebih terstruktur. Jadi, progres kamu nggak bakal terputus meski sedang tidak lari marathon atau gowes puluhan kilometer.
Baca juga: Muse Spark: Model AI Baru dari Meta yang Dirancang Khusus untuk Manusia
Fitur ini melengkapi lebih dari 50 jenis aktivitas yang sudah ada di Strava. Menariknya, pembaruan ini juga mencakup:
-
Recover Athletics: Aplikasi khusus untuk latihan mobilitas dan kekuatan.
-
Tag Recovery: Memudahkan kamu membedakan mana sesi latihan intens dan mana sesi pemulihan ringan.
Jadi, kalau kamu habis sesi fisioterapi atau sekadar melakukan gerakan penguatan otot di rumah, semuanya bisa terdata rapi di profil Strava kamu.
Matt Salazar, selaku Chief Product Officer Strava, menekankan bahwa proses sembuh dari cedera terkadang jauh lebih berat dibanding ngejar rekor pribadi (Personal Best).
Baca juga: X Luncurkan Terjemahan Otomatis AI Grok: Solusi Bahasa Global?
“Kami ingin pengguna bisa tetap bangga dan berkata, ‘Saya hadir hari ini, saya menjalani prosesnya, dan saya terus maju,’ meskipun mereka sedang dalam fase pemulihan,” ujar Matt.
Hadirnya fitur Strava Terapi Fisik ini bikin aplikasi “oranye” ini makin manusiawi. Bukan lagi soal kompetisi semata, tapi soal bagaimana kita menghargai tubuh saat sedang tidak dalam kondisi terbaiknya.
Gimana menurut kamu? Apakah fitur ini bakal bikin kamu makin rajin latihan beban dan mobilitas? Yuk, update aplikasi Strava kamu sekarang!

