Telkomsel ‘Sulap’ 7 Sekolah di Flores Jadi Melek Digital Lewat Program Jaga Cita

Trendtech, Jakarta – Pernah bayangin nggak, sekolah di wilayah pelosok tapi fasilitas belajarnya udah pakai ekosistem digital yang komplet? Kabar keren datang dari Nusa Tenggara Timur. Telkomsel baru saja membuktikan kalau jarak bukan halangan buat maju lewat program terbaru mereka: Telkomsel Jaga Cita: Belajar Tanpa Batas.
Nggak tanggung-tanggung, ada lebih dari 1.750 siswa dan guru di 7 sekolah di Pulau Flores yang dapet “amunisi” baru buat belajar. Bukan cuma dikasih kuota internet, tapi beneran dibangunin ekosistem biar mereka siap hadapi masa depan yang serba digital.
Bukan Sekadar Internet, Tapi Paket Komplet!
Kita tahu sendiri, tantangan pendidikan di wilayah rural atau 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) itu nyata banget. Mulai dari susahnya akses informasi sampai minimnya perangkat. Nah, di program Telkomsel Jaga Cita Flores ini, bantuan yang dikasih bener-bener integrated:
Baca juga: Gak Cuma di Jakarta, XLSMART for BUSINESS Siap ‘Copy-Paste’ Solusi Smart City ke Seluruh Indonesia!
- Hardware Keren: Sekolah dikasih bantuan laptop, proyektor, sampai alat peraga buat praktikum. Jadi, belajar nggak cuma teori di buku doang.
- Koneksi Anti Lemot: Ada dukungan starter pack dan Telkomsel Orbit (Fixed Wireless Access). Jadi, lingkungan sekolah otomatis punya hotspot kencang buat riset tugas.
- Akses Platform Premium Gratis: Selama 6 bulan ke depan, siswa dan guru bisa akses Ilmupedia (buat latihan ujian), Kuncie (buat asah skill baru), dan Skul.id+ (biar manajemen sekolah jadi makin rapi dan digital).
- Literasi Digital: Nggak cuma dikasih alat, mereka juga diajarin gimana caranya pakai internet secara mandiri dan bertanggung jawab. No more hoax!
Daftar 7 Sekolah yang Jadi ‘Pilot Project’
Program ini tersebar di beberapa titik strategis di Pulau Flores. Berikut sekolah-sekolah yang dapet dukungan langsung:
- SMKN 3 Komodo & SMAN 2 Komodo (Manggarai Barat)
- SMKN Bung Ruteng & SMA Budi Darma Cancar (Manggarai)
- SMAN 2 Soa (Ngada)
- SMK Karsa Mandiri (Ende)
- SMK Nawa Cita Mego (Sikka)
Langkahnya pun terukur banget, Sob! Dimulai dari assessment di April kemarin, kick-off pas momen Hardiknas (Mei), pendampingan intensif sampai Agustus, dan bakal dievaluasi dampaknya di September 2026.
VP Corporate Communication & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, bilang kalau inti dari program ini adalah rasa dipahami.
“Kami pengen siswa dan guru di Flores bisa belajar dengan lebih percaya diri dan aman. Lewat Telkomsel Jaga Cita, teknologi jadi jembatan untuk meningkatkan kapabilitas manusia,” ujarnya.
Ini beneran wujud nyata komitmen Telkomsel buat melayani sepenuh hati, bukan cuma sekadar bisnis.
Baca juga: Indosat Sukses Hadang 2 Miliar Ancaman Spam & Scam, Lindungi Pelanggan dengan AI Canggih
Kolaborasi Bareng Gasing Academy: Belajar Jadi Asyik!
Yang bikin makin spesial, Telkomsel juga gandeng Gasing Academy. Kamu pasti tahu kan metode GASING (Gampang, Asyik, Menyenangkan) dari Prof. Yohanes Surya?
Metode ini fokus ke penguatan numerasi (matematika). Tujuannya jelas: biar anak-anak di Flores punya logika berpikir yang kuat. Jadi, pas mereka pakai teknologi, mereka nggak cuma jadi penonton, tapi bisa jadi pemain yang kritis dan analitis.
Dengan adanya langkah ini, harapannya nggak ada lagi kesenjangan kualitas pendidikan antara kota besar dan wilayah rural. Flores sudah siap go digital!

