Trendtech, Jakarta – Bulan Ramadan tinggal menghitung hari, dan pasti kamu sudah mulai menyusun daftar belanjaan, ya? Mulai dari kebutuhan dapur hingga fashion untuk menyambut Idul Fitri, semuanya bisa didapatkan dengan mudah lewat belanja online. Tapi, di tengah kemudahan ini, kita juga perlu ekstra waspada.
Bayangin deh, Bank Indonesia mencatat nilai transaksi digital tembus Rp44,4 triliun pada Juli 2025 lalu dan angka ini diproyeksikan terus melesat setiap tahunnya. Sayangnya, momen belanja sebesar ini sering jadi ladang basah bagi para pelaku kejahatan siber. Laporan dari berbagai lembaga keamanan siber nasional menunjukkan, serangan phishing dan manipulasi psikologis atau social engineering meningkat drastis saat periode besar seperti Ramadan dan Harbolnas.
Nah, biar dompet aman dan hati tenang selama berburu kebutuhan di Lazada Ramadan Daily Sale yang sudah dimulai sejak 16 Februari lalu, yuk simak dulu tips jitu dari pakar keamanan siber dan tim Lazada berikut ini!
Baca juga: 5 Tips Abadikan Momen Konser dengan 50MP ZEISS Super Telephoto vivo V60
Kenali Dulu Modus Penipuan yang Lagi Marak
Dr. Pratama Persadha, Chairman Communication & Information System Security Research Center (CISSReC), mengungkapkan bahwa modus penipuan kini makin canggih. “Yang paling banyak kami temukan adalah phishing lewat pesan instan, impersonasi atau peniruan identitas customer service, dan penyalahgunaan tautan pelacakan pengiriman palsu,” jelasnya.
Menurutnya, risiko keamanan transaksi online memang masih jadi tantangan nyata. “Di tengah meningkatnya aktivitas belanja online, konsumen perlu makin waspada. Literasi keamanan digital jadi kunci utama agar kita bisa menikmati kemudahan belanja online tanpa rasa khawatir,” tambah Pratama.
Biar nggak kena tipu, berikut 5 tips praktis yang bisa langsung kamu praktikkan!
1. Perkuat Akun dengan Password Super Kuat dan Unik
Ini langkah paling dasar, tapi sering banget disepelekan. Jangan gunakan password yang gampang ditebak kayak tanggal lahir atau nama hewan peliharaan, ya! Buatlah kata sandi yang unik dan kuat, misalnya gabungan huruf besar, huruf kecil, angka, dan karakter khusus kayak @ atau #.
Yang nggak kalah penting: jangan pernah pakai password yang sama untuk semua akun onlinemu. Soalnya, kalau satu akun sampai bocor, akun lainnya bisa ikut terancam. Untuk keamanan ekstra, aktifkan juga fitur autentikasi dua faktor atau verifikasi biometrik (sidik jari atau wajah) yang tersedia di aplikasi. Lapisan perlindungan ganda ini bakal bikin akunmu makin sulit ditembus!
2. Pastikan Transaksi Cuma di Dalam Platform Resmi
Kamu pasti pernah dapat pesan dari “customer service” yang minta transaksi di luar aplikasi, kan? Nah, itu red flag banget! Selalu pastikan kamu hanya berbelanja di aplikasi atau situs resmi dan tepercaya. Sebelum isi data pribadi, periksa dulu alamat URL-nya, jangan sampai salah masuk situs palsu.
Pihak Lazada menegaskan, mereka nggak akan pernah menghubungi pelanggan di luar aplikasi atau lewat kanal tak resmi. “Kalau ada oknum yang ngaku karyawan Lazada, kurir, atau penjual lalu menghubungi lewat WhatsApp pribadi atau kanal lain dan minta transaksi atau data pribadi, bisa dipastikan itu percobaan penipuan. Segera laporkan ke tim Customer Care Lazada,” imbau tim Lazada. Jadi, selalu lakukan komunikasi dan transaksi hanya di dalam aplikasi, ya!
3. Jangan Klik Sembarangan! Waspada Tautan Mencurigakan
Siapa yang suka tergiur pesan berhadiah atau diskon gede-gedean lewat SMS atau WhatsApp? Hati-hati, bisa jadi itu jebakan! Modus penipuan sekarang banyak yang mengatasnamakan jasa ekspedisi, di mana kita diminta klik link buat “melacak paket” atau “memproses pengembalian dana”.
Jangan pernah diklik, ya! Link-link kayak gini biasanya dipakai buat mengambil alih kendali perangkat dan mencuri data pribadimu. Selalu cek langsung status paket di aplikasi resmi tempat kamu belanja. Di aplikasi Lazada, semua info paket tersedia secara real-time dan terpercaya.
4. Waspada Permintaan Instal Aplikasi atau Share Layar
Nah, ini modus terbaru yang lagi marak dan butuh kewaspadaan ekstra. Pelaku penipuan bakal minta korban menginstal aplikasi tertentu di luar toko resmi kayak Google Play Store atau App Store. Biasanya dengan dalih pembaruan sistem, verifikasi akun, atau mempercepat refund.
Aplikasi ini dikirim dalam bentuk file APK dan setelah terpasang, mereka bisa meminta izin akses berlebihan, seperti membaca SMS, merekam layar, bahkan mengendalikan perangkat dari jarak jauh. Pelaku juga sering minta korban mengaktifkan fitur share screen dengan alasan “membantu proses transaksi”. Padahal, dengan share screen, mereka bisa lihat semua aktivitas layar kita secara langsung, termasuk mobile banking, PIN, dan kode OTP!
Ingat, tidak ada platform eCommerce, bank, atau perusahaan logistik resmi yang bakal minta kamu instal aplikasi lewat link asing atau minta share screen.
5. Kode OTP dan Data Pribadi Itu RAHASIA!
Ini harga mati yang nggak boleh dilanggar. Kode OTP (One Time Password) fungsinya untuk memverifikasi identitas dan melindungi akunmu. Jangan pernah, dalam kondisi apa pun, memberikan kode OTP ke siapa pun, termasuk yang mengaku dari Lazada, bank, atau kurir.
Lazada menegaskan, mereka tidak pernah menghubungi pelanggan di luar aplikasi atau meminta kode OTP. Kalau ada yang minta, segera verifikasi dulu lewat kanal resmi perusahaan. Ingat, data pribadi dan kode OTP adalah kunci utama akunmu. Jagalah seperti menjaga harta berharga!
Baca juga: Ubah Screen Time Jadi Quality Time: Tips Mendekatkan Diri dengan Remaja di Dunia Maya
Tips Tambahan: Belanja di Platform dan Toko Tepercaya
Biar makin aman dan nyaman, pastikan kamu belanja di platform dan toko yang sudah terpercaya. Sebelum beli, luangkan waktu buat baca ulasan dari pembeli sebelumnya. Di Lazada, ada kanal khusus bernama LazMall yang menjamin produk yang dijual adalah 100% asli.
Dengan belanja di LazMall, pengalaman belanja kamu bakal bebas khawatir. Mulai dari bantuan asisten belanja AI Lazzie yang siap bantu cari produk sesuai keinginan, pilihan pembayaran yang aman, hingga pengiriman prioritas yang tepat waktu. Kalau ada masalah dengan paket, proses pengembalian barang dan dananya juga cepat dan mudah.
Dr. Pratama menambahkan, “Di tengah pesatnya belanja digital, kesadaran pengguna tetap jadi pertahanan terpenting. Masyarakat harus waspada pada tawaran yang terlalu menarik, pastikan transaksi di kanal resmi, dan perkuat keamanan akun. Ini juga sejalan dengan semangat UU Perlindungan Data Pribadi yang melindungi informasi pribadi sebagai hak dasar warga negara.”
Intan Eugenia, Head of Customer Experience Lazada Indonesia, juga menegaskan komitmen pihaknya. “Kami terus perkuat sistem keamanan dan pantau transaksi. Tim Customer Care selalu siap bantu. Kami juga rutin mengingatkan pelanggan untuk pakai fitur resmi di aplikasi. Kalau ada indikasi pembobolan akun, segera hubungi platform, laporkan ke bank, dan ganti password kamu.”
Jadi, sebagai konsumen cerdas, yuk terapkan tips-tips di atas agar pengalaman belanja onlinemu selama Ramadan, terutama di Lazada Ramadan Daily Sale (16 Februari – 24 Maret), tetap menyenangkan dan tepercaya. Selamat berburu kebutuhan Ramadan, dan tetap waspada, ya!