Trading Volume Tokenisasi Aset di PINTU Melejit 45%, Saham Teknologi Global Jadi Favorit Pengguna

Fintech|March 16, 2026|
Trading Volume Tokenisasi Aset di PINTU Melejit 45%, Saham Teknologi Global Jadi Favorit Pengguna

Trendtech, Jakarta – Kabar gembira buat kamu para investor crypto tanah air! PT Pintu Kemana Saja (PINTU) , platform investasi aset crypto yang udah resmi terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), baru saja mengumumkan kabar manis. Di tengah kondisi pasar crypto yang lagi dinamis, PINTU berhasil mencatatkan lonjakan trading volume per pengguna hingga 45% di bulan Februari 2026. Kenaikan ini terjadi berkat makin banyaknya pengguna yang melirik fitur tokenisasi aset di aplikasi PINTU.

Nah, buat kamu yang belum familiar, tokenisasi aset ini adalah terobosan keren yang memungkinkan kita berinvestasi di lebih dari 30 pilihan aset global—mulai dari saham perusahaan raksasa, Exchange-Traded Fund (ETF), sampai komoditas kayak emas dan perak—tapi dalam bentuk aset crypto. Jadi, semua bisa diakses dengan mudah lewat genggaman tangan melalui satu aplikasi aja!

Baca juga: PINTU Luncurkan Layanan VIP buat Trader Elite, Ini Dia Keuntungannya!

Saham Apple, Google, dan Nvidia Jadi Primadona

Yang bikin makin seru, ada tiga aset yang lagi naik daun banget nih di kalangan pengguna PINTU. Mereka adalah NVDAx (NVIDIA), AAPLx (Apple), dan GOOGLx (Google). Tingginya minat terhadap ketiga saham teknologi global ini menunjukkan kalau investor crypto Indonesia makin percaya diri untuk merambah pasar saham perusahaan-perusahaan tech kelas dunia.

Iskandar Mohammad, Head of Product Marketing PINTU, mengungkapkan antusiasmenya terkait pencapaian ini.

“Berdasarkan data internal kami, kategori tokenisasi aset di aplikasi PINTU menunjukkan performa yang benar-benar signifikan pada Februari 2026. Kami mencatat lonjakan trading volume per pengguna sebesar 45% dibandingkan bulan sebelumnya. Hebatnya lagi, ini diiringi juga dengan pertumbuhan jumlah pengguna kumulatif sebesar 9,18% di periode yang sama. Data ini dengan jelas menunjukkan semakin besarnya minat pengguna untuk mengakses aset global melalui tokenisasi,” jelas Iskandar.

Iskandar nambahkan, “Tingginya aktivitas pada saham-saham kayak NVIDIA, Apple, dan Google itu mencerminkan kepercayaan pengguna terhadap saham-saham teknologi global unggulan. Lewat tokenisasi ini, pengguna bisa melakukan diversifikasi portofolio dengan lebih leluasa. Mereka nggak cuma terbatas pada aset crypto, tapi juga bisa menjangkau saham, ETF, hingga komoditas—semua dalam satu aplikasi dengan pilihan aset yang udah dikurasi ketat buat memastikan kualitas dan keamanan.”

Fenomena Global: Pasar Tokenisasi Tembus Rp450 Triliun

Ternyata, tren tokenisasi aset ini bukan cuma happening di Indonesia aja lho. Secara global, fenomena ini juga lagi menunjukkan pertumbuhan yang impresif. Berdasarkan data dari Tokenizer Estate News per 9 Maret 2026, pasar token Real World Asset (RWA) secara global terus mencetak rekor. Total nilai pasarnya kini udah mencapai US$26,54 miliar, atau sekitar Rp450,49 triliun! Angka ini meningkat 2,20% dibandingkan minggu sebelumnya.

Yang lebih mencengangkan, jumlah pemegang aset tokenisasi kini udah mencapai 663.000 wallet di seluruh dunia. Ini adalah bukti nyata kalau adopsi tokenisasi makin meluas di berbagai negara. Para investor global mulai melihat tokenisasi sebagai alternatif cerdas buat mengakses berbagai kelas aset melalui teknologi blockchain yang modern dan efisien.

Investasi Global Semakin Mudah dan Aman Bareng PINTU

Sebagai platform yang berkomitmen penuh terhadap keamanan dan kenyamanan pengguna, PINTU memastikan semua fitur tokenisasi aset ini beroperasi di bawah regulasi OJK. Jadi, kamu nggak perlu khawatir soal legalitas dan keamanan dana.

Baca juga: AFTECH Resmikan Kode Etik Terintegrasi 2025, Perkuat Tata Kelola dan Kepercayaan Industri Fintech

“Kami memahami betul kalau investor crypto di Indonesia itu nggak cuma selektif dalam mencari aset investasi, tapi juga pengen melakukan diversifikasi portofolio yang lebih terukur. Makanya, melalui listing tokenisasi aset ini, PINTU ingin memberikan akses yang lebih mudah buat pengguna menjangkau berbagai aset global favorit. Semua bisa dilakukan dalam satu aplikasi yang aman, praktis, dan pastinya teregulasi OJK,” tutup Iskandar.

Jadi, buat kamu yang tertarik buat mulai eksplorasi investasi di saham-saham teknologi global kayak Apple, Google, atau NVIDIA, atau mungkin pengen punya eksposur ke emas dan perak lewat cara yang lebih modern, tokenisasi aset di PINTU bisa jadi jawabannya. Yuk, manfaatin peluang ini secara bijak dan mulai diversifikasi portofolio investasi kamu sekarang juga!