Xiaomi Cetak Rekor Baru sebagai Penguasa Ponsel Indonesia 2025

News|February 19, 2026|
Xiaomi Cetak Rekor Baru sebagai Penguasa Ponsel Indonesia 2025

Trendtech, Jakarta – Lembaga riset pasar Omdia baru saja merilis laporan tahunannya untuk industri smartphone di Indonesia. Hasilnya, Xiaomi berhasil menempati posisi puncak sebagai vendor dengan pengiriman terbanyak sepanjang tahun 2025, menguasai pangsa pasar (market share) sebesar 19%.

Pencapaian ini menandai babak baru bagi perusahaan teknologi asal Tiongkok tersebut di pasar yang dikenal sangat kompetitif. Keberhasilan ini tak lepas dari strategi mereka dalam meracik portofolio produk, dari kelas entry-level hingga flagship, serta kontribusi signifikan dari sub-brand mereka, POCO.

Wentao Zhao, Country Director Xiaomi Indonesia, mengapresiasi loyalitas konsumen tanah air. Menurutnya, masyarakat Indonesia saat ini semakin cerdas dan selektif dalam memilih perangkat.

Baca juga: Xiaomi SU7 Ultra Resmi Hadir di Gran Turismo 7

“Kami melihat pergeseran perilaku konsumen. Mereka tidak hanya mencari spesifikasi, tetapi juga mencari perangkat yang bisa terintegrasi dengan gaya hidup digital mereka,” ujar Wentao dalam keterangan resminya.

POCO, dengan jargon “The True Flagship”, disebut-sebut sebagai salah satu aktor kunci di balik dominasi ini. Ceruk pasar mobile gaming dan pengguna yang mendambakan performa tinggi berhasil diisi oleh lini produk POCO, yang secara kolektif memperkuat posisi Xiaomi secara agregat di papan atas.

Lebih dari sekadar menjual perangkat keras, Xiaomi mulai menunjukkan transformasinya menuju perusahaan ekosistem. Keberhasilan di 2025 dianggap sebagai fondasi untuk mewujudkan visi global mereka, yakni “Human x Car x Home”.

Visi ini memosisikan smartphone bukan lagi sekadar alat komunikasi, melainkan sebagai pusat kendali (gateway) yang menghubungkan berbagai aspek kehidupan: mobilitas pribadi, kendaraan listrik, hingga perangkat rumah pintar dalam satu kesatuan sistem yang terintegrasi.

“Kami ingin teknologi bekerja secara intuitif di balik layar. Fokus kami di tahun 2026 adalah membuat ekosistem ini terasa alami dan adaptif terhadap rutinitas harian pengguna, sehingga dapat meningkatkan produktivitas tanpa perlu repot mengurus pengaturan yang rumit,” tambah Wentao.

Untuk mewujudkan konektivitas tanpa batas (seamless connectivity) tersebut, Xiaomi mengandalkan sistem operasi anyar mereka, Xiaomi HyperOS 3. Sistem ini didesain sebagai fondasi utama yang dijuluki “The Great Connector”.

Baca juga: HyperOS 3 Xiaomi: Lebih Cepat, Lebih Cerdas, Lebih Terhubung

HyperOS 3 disebut mampu menyatukan berbagai perangkat dalam ekosistem Xiaomi melalui satu platform. Dengan kecerdasan buatan (AI) yang tertanam, sistem ini diharapkan dapat memahami pola penggunaan dan memastikan transisi antar perangkat—dari ponsel ke mobil, atau ke perangkat rumah—berlangsung mulus.

Wentao menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendengarkan aspirasi konsumen Indonesia. “Inovasi harus memberikan dampak nyata, bukan sekadar angka di atas kertas. Kami akan terus menghadirkan solusi yang relevan dan inklusif untuk menemani perjalanan masyarakat Indonesia,” tutupnya.

Dengan fondasi pasar yang kuat di 2025 dan visi ekosistem yang ambisius, langkah Xiaomi di tahun 2026 patut untuk dinantikan.

By Published On: February 19, 2026Categories: NewsTags: , ,