Home Fintech Coinomo, Gerbang Mata Uang Kripto Ritel di Asia Tenggara
Coinomo

Coinomo, Gerbang Mata Uang Kripto Ritel di Asia Tenggara

by Trendtech Indonesia

Trendtech, Jakarta – Setelah mengakuisisi aplikasi dompet kripto asal Taiwan,  Dapp Pocket dan layanan yield aggregator Cappuu, Coinomo mengumumkan putaran pendanaan baru, yang dipimpin oleh Vertex Ventures Asia Tenggara & India (“Vertex Ventures SEAI”), bagian dari jaringan dana global Vertex Ventures.

Coinomo merupakan investasi kedua Vertex Venture SEAI di dunia kripto setelah Binance Asia. Investasi baru ini juga diikuti oleh zVentures, perusahaan ventura Razer, merek gaya hidup global terkemuka untuk para gamer; Spartan Group, perusahaan penasehat blockchain dan manajemen aset digital terkemuka di Asia yang berbasis di Singapura dan Hong Kong; dan Leo Cheng seorang investor bersama dengan Venture Dao, sebuah decentralized autonomous organization (DAO) investasi berbasis komunitas yang terdiri dari para pendiri bisnis. Investor lama Turn Capital juga turut berpartisipasi dalam putaran pembiayaan baru tersebut.

Baca juga: Inovasi Credit Scoring Dipercaya Percepat Penyaluran Kredit di 2021

Coinomo bekerja bersama dengan para pemegang lisensi di setiap negara dan bertujuan untuk menjadi gerbang kripto terbesar dan terbanyak yang digunakan di Asia Tenggara, di mana lebih dari 665 juta populasi jiwa berpotensi akan menggunakan Coinomo untuk semua kebutuhan mata uang digital mereka.

Aplikasi seluler Coinomo versi beta memungkinkan pengguna untuk membeli dan menjual pasangan mata uang kripto dan berpartisipasi dalam produk hasil dari berbagai profil pengembalian investasi. Coinomo memiliki perbedaan dengan para pesaing melalui antarmuka pengguna yang sangat intuitif, membimbing dan mengarahkan pengguna dengan lebih mudah. Pengguna tidak perlu menghabiskan waktu berhari-hari untuk belajar atau merasa nyaman dengan produk dan ruang kripto.

Melalui antarmuka dan desain ritelnya yang intuitif, pelanggan yang tanpa pengetahuan sebelumnya pun dapat mulai memasuki bisnis kripto dengan mudah sejak pertama kali membuka aplikasi. Coinomo ingin membangun ekosistem kripto yang bersifat sosial, bersemangat, dan menyenangkan.

Pada versi beta, Coinomo mulai menawarkan dua produk pemanenan atau yield, memberikan gambaran sekilas mengenai lebih banyak produk di masa mendatang yang terukur serta sesuai dengan sejumlah persyaratan risiko dan pengembalian investasi dari pelanggan.

Ruang kripto telah mengalami kebangkitan yang kuat dalam 12 bulan terakhir, terutama untuk publisitas dan perdagangan tingkat tinggi dalam beberapa bulan belakangan ini. Kasus-kasus penggunaan baru untuk mata uang kripto telah menghembuskan kehidupan baru ke dalam industri yang sudah booming, yang membuat pembagian antara jalan utama bisnis dan kripto kian tipis.

“Ada peningkatan minat dan aplikasi inovatif yang berkelanjutan di ruang kripto. Coinomo menempatkan platform yang memungkinkan investor ritel berpartisipasi dengan mudah dalam ekosistem sesuai dengan profil pengembalian investasi mereka. Hal ini memberikan nilai signifikan dengan mengabstraksikan kompleksitas dan kebingungan bagi pengguna ritel umum, sementara juga mengurangi risiko dari banyak proyek. Vertex melihat hal ini sebagai sebuah permainan infrastruktur untuk memfasilitasi pengembangan lebih lanjut dari ekosistem mata uang kripto. Kami telah mengenal dan bekerja dengan Joseph dan Evie selama bertahun-tahun, sehingga kami senang dapat mendukung mereka lagi dalam usaha baru ini,” ujar Genping Liu, Partner di Vertex Venture SEAI.

“Mata uang kripto telah mendapatkan popularitas di kalangan muda dan milenial belakangan ini. Sebagai merek gaya hidup terkemuka di dunia untuk para gamer, yang sebagian besar adalah kaum milenial, Razer zVentures mendukung upaya Coinomo dalam menciptakan nilai di bidang ini, dan juga melakukan evaluasi terhadap sejumklah potensi sinergitas,” tutur Cho Weihao, Investment Director Razer zVentures.

Baca juga: Bitcoin Catat Rekor Tertingginya dengan Nilai Rp483,54 juta per 1 Bitcoin

“Industri aset kripto dan blockchain telah tumbuh secara eksponensial di Indonesia selama lima tahun terakhir. Diperkirakan jumlah pedagang kripto di Indonesia telah mencapai jumlah signifikan lebih dari 4,2 juta pada tahun 2021. Semakin banyak anak muda berbakat seperti tim Coinomo yang mendirikan perusahaan rintisan di Indonesia untuk lebih mengembangkan pasar kripto dan melayani pelanggan. Kami pun ingin terus memelihara tren peningkatan ini,” papar Muhammad Deivito Dunggio, Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia.

“Kami ingin membawa keahlian di bidang produk konsumen ke Coinomo dan menjadikannya sebagai komunitas yang menyenangkan dan bersemangat. Berinvestasi dengan Coinomo itu menyenangkan, pelanggan kami akan senang membuka aplikasi dan tetap menggunakannya sepanjang waktu. Mudah digunakan dan menyenangkan adalah dua hal mendasar untuk produk-produk konsumen. Kami mengingatnya untuk diterapkan di setiap detail dan fitur dalam desain produk kami,” tegas Evie Zhang, CEO Coinomo.

Berita Lainnya

Leave a Comment