Ngebut Parah! Exynos 2700 Tampil Sangar di Geekbench AI, Siap Tempel Snapdragon Terbaru

Trendtech, Jakarta – Buat kamu para tech enthusiast yang ngikutin perkembangan dapur pacu smartphone, ada kabar seru banget dari Samsung. Chipset flagship generasi berikutnya, Exynos 2700, baru aja menampakkan diri di platform pengujian Geekbench AI. Menariknya, clock speed yang terpampang kali ini bener-bener gokil dan jauh lebih tinggi ketimbang bocoran-bocoran awal yang sempat bikin ragu.
Pada pengujian terbaru ini, Exynos 2700 menunjukkan peningkatan performa yang meyakinkan. Kalau di bulan April lalu kecepatan clock-nya masih tertahan di angka 2,30 hingga 2,88 GHz, kali ini core utamanya melesat hingga 4,24 GHz. Angka ini jelas makin dekat buat menempel kisaran 4,3–4,6 GHz milik prosesor papan atas Qualcomm Snapdragon 8 seri terbaru saat ini.
Baca juga: 5 HP Snapdragon 8 Elite Terbaik 2026: Pilihan Teratas Buat Upgrade Spek Dewa!
Meskipun kecepatannya melonjak drastis, sampel rekayasa chip ini masih memakai konfigurasinya yang khas, yaitu quad-cluster 1+4+1+4. Pengidentifikasi CPU implementer 65 part 3478 (kode 0xD96) juga memperkuat dugaan kalau chip ini memakai inti “Canyon” besutan Arm yang belum dirilis—yang digadang-gadang sebagai C2-Ultra, penerus dari C1-Ultra di Exynos 2600.

Pengujian Geekbench AI ini kedapatan berjalan pada perangkat referensi berlabel tag ERD S5E9975 dengan sistem operasi Android 17 dan RAM sekitar 10,67 GB. Data ini mengindikasikan bahwa Samsung sedang menguji coba perangkat referensi yang sama, tetapi kini dijalankan pada frekuensi clock yang sudah unlocked alias tak lagi dibatasi.
Baca juga: MediaTek Kompanio 540 Hadirkan Performa Superior dan Daya Tahan Baterai untuk Chromebook
Secara teknis, Exynos 2700 diprediksi bakal diproduksi menggunakan fabrikasi canggih 2 nm generasi kedua Samsung (SF2P). Prosesor monster ini disiapkan untuk meluncur bersama lini flagship Samsung Galaxy S27 yang diperkirakan rilis sekitar pertengahan tahun depan.
Namun perlu diingat, karena angka-angka ini berasal dari sampel rekayasa awal, spesifikasi silikon versi final saat dijual nanti bisa saja berbeda. Kita masih perlu menunggu beberapa pengujian versi produksi massal untuk melihat potensi asli Exynos 2700 saat tertanam di smartphone komersial.

