iOS 18 Bermasalah di India? Apple Kena Semprot Regulator Consumer!

Trendtech, Jakarta – Pernah nggak sih kamu merasa udah beli HP mahal-mahal, eh pas kebagian update software malah bikin layar bergaris atau mikrofon mendadak mati? Kejadian apes kayak gini lagi menimpa ribuan pengguna iPhone di India gara-gara pembaruan iOS 18, dan kasus ini berujung panjang sampai diselidiki sama pemerintah setempat!
Pusat Perlindungan Konsumen India alias Central Consumer Protection Authority (CCPA) resmi mengusut Apple sejak akhir Juli lalu. Usut punya usut, mereka mau ngecek apakah ketentuan garansi perangkat lunak Apple dan cara mereka memperlakukan konsumen terdampak itu melanggar hukum perlindungan konsumen yang berlaku.
Baca juga: Bosan iOS? Ini 5 Alternatif iPhone 17 Pro Terbaik di 2026, Spek Monster Harga Lebih Masuk Akal!
Kasus bermula saat pengguna iPhone ngekor update iOS 18 yang rilis dari September 2024 lalu. Tapi bukannya dapat fitur makin canggih, layar HP mereka malah muncul garis-garis aneh warna hijau, pink, sampai putih! Nggak cuma layar, beberapa mikrofon juga macet total, dan yang bikin makin garuk-garuk kepala, konsumen malah disuruh bayar ganti layar yang harganya nyaris tembus Rp4,5 jutaan ($291 USD).
Survei dari lembaga konsumen India, LocalCircles, juga bikin geleng-geleng kepala. Lebih dari 60% dari ribuan pengguna iPhone yang update ke iOS 18 ngaku ngalamin bug dan kendala teknis, terutama mereka yang pakai lini iPhone 12, iPhone 13, dan iPhone 14.
Pihak Apple sendiri tegas membantah tuduhan itu dan ngaku udah ngecek kalau nggak ada masalah sistemik ataupun celah keamanan di iOS 18. Menurut Raksasa Cupertino ini, permintaan garansi buat tiap masalah software itu sama aja bikin developer menanggung semua risiko teknologi yang sangat dinamis.
Tapi di sisi lain, pengawas konsumen melihat ini sebagai hal yang krusial. Pasalnya, HP zaman now udah makin mirip platform software ketimbang sekadar barang fisik. Masalahnya simpel: kalau software dari pabrikan bisa ngontrol dan ngerusak hardware yang udah dibeli konsumen, masa iya pabrikan lepas tangan begitu aja?
Baca juga: Tiga Smartphone 2 Jutaan Terbaik dengan Fitur Fast Charging Paling Ngebut
Bagi India, investigasi ini jadi tes ombak penting buat ngatur kepastian hukum garansi software di era modern. Apalagi pasar Apple di India lagi meroket pesat dan negeri Barata ini makin gencar memperketat aturan buat raksasa teknologi global.
Kalau sampai regulator India memutuskan Apple wajib bertanggung jawab atas kerusakan akibat update software, dampaknya nggak cuma ke iPhone doang, lho! Semua industri mulai dari smartphone, mobil listrik, gadget IoT, sampai smart home bakal terpengaruh soal aturan garansi perangkat lunak di masa depan.

