Kolaborasi Epik Kemenekraf, Indosat, dan Adobe: Saatnya Kreator Lokal Cuan Modal Kreativitas dan AI!

Trendtech, Jakarta – Lo ngerasa punya skill kreatif tapi bingung cara ngubahnya jadi duit? Nah, ada kabar gembira yang bakal bikin lo makin semangat ngonten. Kemenekraf RI, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), dan Adobe resmi gaspol kolaborasi bareng buat bantu kreator Indonesia naik kelas. Gak cuma sekadar kasih akses teknologi, kolaborasi ini hadir biar kreativitas lo bisa berubah jadi peluang cuan yang nyata lewat bantuan AI.
Berdasarkan data Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025, netizen +62 sebenarnya udah melek digital banget. Tapi tantangannya, gimana caranya biar kuota dan skill lo itu gak habis buat scrolling doang, melainkan bisa menghasilkan karya, bisnis, sampai karier baru. Nah, sinergi tiga raksasa ini hadir sebagai jawaban biar lo bisa berinovasi, berkembang, dan tentu saja, mandiri secara finansial.
Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, menegaskan kalau era AI ini bukan waktunya buat takut digantikan oleh robot. Justru, fokus pemerintah sekarang adalah pakai teknologi buat nge-booster kreativitas manusia. Lewat kemitraan Kemenekraf Indosat Adobe ini, talenta muda diharapkan makin percaya diri buat bersaing di level global sekaligus ngubah ide lokal jadi aset berharga yang bernilai ekonomi tinggi.
Bawa Semangat ECHOES ke Sekolah dan Kampus
Kolaborasi keren ini juga sejalan banget sama program andalan Kemenekraf bernama ECHOES (Ekraf Creates Harmony on Education Sector). Intinya, ini adalah gerakan Ekraf Goes to School and Campus buat ningkatain literasi digital, adopsi AI, dan upskilling anak muda sesuai kebutuhan industri kreatif saat ini. Biar pas lulus nanti, lo gak bingung mau kerja apa karena udah punya portofolio yang matang.
President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, juga ikut angkat bicara. Menurutnya, anak muda Indonesia itu punya kreativitas yang melimpah ruah, tapi sering kali kepentok masalah akses ke tools yang tepat. Lewat kekuatan AI dan kolaborasi ini, Indosat pengen banget wadahin generasi kreator masa depan buat bikin dampak nyata ke lingkungan sekitar sekaligus bangun masa depan Indonesia yang #LebihBaik.
Satu suara dengan Vikram, David Wadhwani selaku President of Creativity & Productivity Business Adobe, mengaku sangat terinspirasi sama komunitas kreatif di Indonesia. Makanya, Adobe gak ragu buat ikutan investasi besar-besaran di ekosistem ekonomi kreatif tanah air. Mereka siap mempermudah jalan lo semua buat dapet penghasilan langsung dari karya yang dibuat secara digital.
Banjir Benefit: Gratis Adobe Express Premium 6 Bulan!
Nah, ini dia bagian yang paling ditunggu-tunggu sama sobat pencari gratisan berkualitas. Lewat kerja sama Kemenekraf Indosat Adobe ini, seluruh pelanggan Indosat (IM3 dan Tri) bakal dapet akses gratis Adobe Express Premium selama enam bulan penuh! Buat lo yang belum tahu, Adobe Express itu aplikasi sat-set berbasis AI yang memudahkan lo buat bikin desain, video pendek, sampai materi storytelling visual yang estetik parah.
Gak cuma kasih aplikasinya doang, lo juga bakal dibekali video tutorial praktis dari Adobe Digital Academy yang sudah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia. Jadi, dari yang awalnya awam banget soal AI, lo bisa belajar kilat soal komunikasi visual dan digital storytelling biar konten lo langsung dilirik brand besar atau minimal FYP di medsos.
Bahkan yang paling gokil, Adobe memilih Indonesia sebagai negara pertama di dunia untuk meluncurkan program monetisasi kreator perdana mereka di Adobe Express! Kreator lokal bisa bikin template khas Indonesia dan langsung dapet cuan dari sana. Karya-karya terpilih juga bakal dipamerin di ajang bergengsi IDEAFEST, yang otomatis membuka peluang kolaborasi dengan para pelaku industri kakap.
Baca juga: Gaspol! Telkom Luncurkan AIcosystem, Amankan Kedaulatan AI dan Digital Indonesia
Targetkan Belasan Ribu Anak Muda Lewat GENSi
Buat menyukseskan misi besar ini, Indosat mengandalkan platform pemberdayaan anak muda mereka, GENSi (Generasi Terkoneksi). Setelah sukses membekali lebih dari 10.000 anak muda, tahun ini GENSi menargetkan bisa menjangkau 15.000 talenta baru di seluruh Indonesia. Mereka bakal diajarin caranya memaksimalkan ruang digital biar gak cuma jadi penonton, tapi jadi pemain utama.
Kemenekraf, Indosat, dan Adobe sekarang lagi godok cara paling asyik buat mengintegrasikan program ECHOES dengan GENSi ini. Jadi, pelatihan storytelling, desain grafis, dan pemanfaatan AI bisa langsung menyentuh temen-temen yang ada di sekolah maupun universitas secara merata dari Sabang sampai Merauke.
Intinya, lewat kolaborasi Kemenekraf Indosat Adobe ini, lo diajak buat pindah fase: dari yang cuma belajar, jadi mulai berkarya, lalu berani pamer karya, dan ujung-ujungnya dapet duit. Karena di era sekarang, ide segila apa pun bisa jadi peluang nyata kalau lo pegang tools, platform, dan dapet dukungan komunitas yang tepat. Yuk, saatnya lo ambil bagian dan buktiin kalau kreator Indonesia itu gak ada matinya!

