Home Fintech Tokocrypto Rilis Kembali Fitur Small Balance Conversion
Tokocrypto

Tokocrypto Rilis Kembali Fitur Small Balance Conversion

by Trendtech Indonesia

Trendtech, JakartaTokocrypto, kembali menghadirkan salah satu fitur yang paling ditunggu para investor, yaitu Small Balance Conversion atau Konversi Saldo Kecil. Fitur ini sudah mulai diluncurkan secara bertahap mulai 20 Desember 2021.

Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto, mengatakan fitur Small Balance Conversion sudah mengalami penyempurnaan dan bisa digunakan dengan pengalaman yang inversif untuk seluruh pengguna Tokocrypto. Fitur ini diharapkan bisa menstimulus transaksi aset kripto secara keseluruhan dan mendorong ekosistem keuangan yang inklusif.

Baca juga: Xendit: E-Wallet Tumbuh Pesat Hingga 300% Akibat Pandemi

“Kami sangat senang akhirnya dapat menghadirkan kembali fitur favorit para Tokonauts. Diharapkan kehadiran fitur Small Balance Conversion dapat menstimulasi minat investor dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan untuk bertransaksi perdagangan aset kripto di Tokocrypto,” kata Kai.

Dengan fitur Small Balance Conversion ini, pengguna bisa mengkonversikan saldo kecil yang tersisa dari hasil perdagangan pada dompet atau wallet mereka, yang tidak dapat diperdagangkan ataupun dilakukan penarikan karena kecilnya jumlah sisa saldo tersebut. Saldo kecil yang tersisa itu bisa dikonversi menjadi token TKO (nilainya sesuai dengan sisa saldo kecil dan harga pasar saat ini).

Adapun syarat untuk menggunakan fitur ini, pengguna Tokocrypto harus menyelesaikan verifikasi KYC Level 1. Saldo yang bisa dikonversi dengan nilai <0,0003 BTC yang dapat dikategorikan sebagai aset kecil. Biaya untuk melakukan Small Balance Conversion adalah 2% dari total nilai yang dikonversi menjadi TKO (biayanya juga dalam bentuk TKO). Untuk syarat dan ketentuan selengkapnya bisa lihat di sini.

Baca juga: IFSOC Dorong Pemerintah Optimalkan Peran Fintech untuk Mempercepat Pemulihan dan Transformasi UMKM

“Komunitas dan pengguna kami adalah kunci sukses pertumbuhan Tokocrypto. Kami sangat bangga dapat merealisasikan harapan para pengguna kami dan akan selalu memberikan yang terbaik untuk mendukung perdagangan aset kripto secara resmi di Indonesia,” tutur Kai.

Industri perdagangan aset kripto terus tumbuh. Berdasarkan data Berdasarkan data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), pada Oktober 2021, jumlah investor aset kripto di Indonesia capai angka sekitar 9,5 juta investor. Sementara, transaksi investasi kripto di Indonesia tembus Rp 478,5 triliun per Juli 2021 atau naik 5 kali lipat. Dan nilai transaksi di pasar kripto Indonesia rata-rata bisa capai Rp 1,7 triliun per hari.

Berita Lainnya

Leave a Comment