Review Samsung Galaxy Buds4 Pro: Fantastis Tapi Masih Punya Celah yang Mengganggu

Review|March 19, 2026|
Review Samsung Galaxy Buds4 Pro: Fantastis Tapi Masih Punya Celah yang Mengganggu

Trendtech – Ada yang bilang, cinta sejati itu menerima kekurangan pasangan. Nah, kira-kira begitulah perasaan saya setelah menghabiskan beberapa hari bersama Samsung Galaxy Buds4 Pro. Earbud terbaru dari raksasa Korea ini benar-benar fantastis dari segi suara, tapi jujur saja, saya sedikit kecewa karena Samsung sepertinya ogah belajar dari kesalahan masa lalu.

Pertanyaan besarnya: apakah earbud premium ini layak masuk dompet Anda di tahun 2026? Atau justru Anda lebih baik menyimpan uang untuk model lain?

Yuk, kita bedah tuntas di artikel review komprehensif kali ini.

Samsung Galaxy Buds 4 Pro: Antara Genit dan Gemas

Dirilis berbarengan dengan Galaxy S26 Ultra dan saudaranya yang lebih kalem, Galaxy Buds4 biasa, earbud ini datang dengan gebrakan baru. Samsung sepertinya sudah belajar bahwa merilis produk audio setiap tahun itu tidak perlu. Mereka memilih menunggu sampai teknologi benar-benar matang.

Dan kabar baiknya? Samsung Galaxy Buds4 Pro termasuk jajaran earbud dengan kualitas suara terbaik yang pernah saya test. Serius. Tapi kenapa saya bilang mengecewakan? Mari kita mulai dari bagian yang paling mengganggu dulu.

Desain: Lebih Elegan, Tapi…

Pertama kali lihat Galaxy Buds4 Pro, yang terpikir di benak saya cuma satu kata: premium.

Samsung akhirnya memoles desain “bilah” mereka dengan tepian logam yang kinclong. Model hitam yang saya uji terlihat sangat elegan, apalagi dengan hilangnya strip lampu warna-warni dan kode warna yang dulu bikin ribet (sekarang Anda nggak perlu mikir “yang ini telinga kiri atau kanan ya?”).

Kotak cas-nya juga didesain ulang. Sekarang modelnya seperti cangkang kerang dengan bagian transparan – kocak sih, tapi fungsional banget buat Anda yang suka lupa sudah memasukkan earbud atau belum. Proses “parkir” earbud ke dalam case juga jauh lebih mudah dibanding generasi sebelumnya.

Tapi… ya itu tadi, ada tapi besar di sini.

Masalah Klasik yang Nggak Pernah Selesai

Sistem penguncian ujung telinga eksklusif masih ada! Ini adalah masalah yang sudah saya keluhkan saat review Buds3 Pro satu setengah tahun lalu. Melepas dan memasang ujung silikon ini super ribet. Tarik sedikit kencang, risiko sobek mengintai. Ingin pakai ujung telinga kesayangan dari merek lain? Lupakan. Semua koleksi ujung telinga “standar” Anda cuma jadi pajangan.

Yang lebih parah: kecocokan di telinga. Maaf Samsung, earbud ini nggak mau nempel dengan baik di kuping saya.

Bahan ujungnya terlalu licin—mungkin karena tipis seperti kertas—sehingga nggak punya daya cengkeram cukup. Saat dipakai jalan santai sih oke, tapi begitu dipakai lari-lari kecil? Jangan harap. Earbud ini goyang, dan bikin Anda harus nyetel ulang terus.

Ini bukan masalah sepele. Ini adalah keluhan utama pengguna sejak Buds3 Pro, dan Samsung diam saja. Ironisnya, sirip telinga clip-on untuk model lama sempat jadi solusi, tapi untuk model baru? Kita tunggu dan berharap produsen aksesoris segera bergerak.

Untungnya, kontrol sentuh di tangkai cukup responsif. Geser untuk volume, jepit untuk pause atau ganti lagu. Tapi memang perlu adaptasi karena butuh cubitan sedikit lebih kuat dari biasanya.

Kualitas Suara: Woofer Gede, Mantap!

Nah, ini dia alasan utama kenapa saya susah move on dari Buds4 Pro meskipun dia “nakal”.

Samsung menggunakan dual driver – tweeter dan woofer – masing-masing dengan amplifier sendiri. Yang bikin beda, woofer-nya 20% lebih besar dari generasi sebelumnya.

Hasilnya? Bass yang mantap, tapi tetap sopan. Saya agak khawatir awalnya, takut bass-nya “mbludak” kayak earbud murahan. Ternyata tidak. Bass-nya kenceng, berisi, tapi tetap terdefinisi dengan baik. Dengarkan lagu April Showers dari Proleter atau Life’s 2 Short dari DENM—bass berjalan harmonis dengan instrumen lain, bukan malah menutupi.

Vokal dan treble juga juara. Lagu pop kayak Automatic Glow dari The Hoosiers terdengar jernih dengan soundstage yang luas. Saya pribadi lebih suka pakai preset Dynamic EQ karena menurut saya preset ini paling bisa mengeluarkan potensi terbaik Buds4 Pro.

Tapi Ada Syaratnya…

Saya harus jujur: keajaiban suara ini cuma bisa dinikmati maksimal kalau Anda pakai ponsel Samsung.

Berkat dukungan codec SSC (Samsung Seamless Codec), pengguna Galaxy bisa menikmati audio resolusi tinggi hingga 24-bit/96kHz. Saat saya uji dengan ponsel Android non-Samsung, suaranya tetap oke – bahkan sangat oke – tapi ada perbedaan tipis yang terasa.

Ini kritik yang sama yang saya lontarkan ke earbud Samsung sebelumnya. Andai Samsung menghidupkan kembali Milk Music atau punya layanan musik eksklusif kayak Apple Music, mungkin ceritanya beda. Tapi kenyataannya? Pengguna non-Samsung seperti “anak tiri” di ekosistem audio Samsung sendiri.

ANC dan Mode Ambient: Sunyi Senyap

Samsung mungkin tidak seheboh Bose yang teriak-teriak “QuietComfort”, tapi percayalah, kemampuan Active Noise Cancellation (ANC) di Buds4 Pro ini gila.

Saya uji di tiga skenario: pinggir jalan raya macet, saat tetangga lagi ngebor tembok (renovasi rumah), dan di dalam MRT. Hasilnya? Earbud ini termasuk yang paling piawai dalam meredam kebisingan. Mungkin masih kalah tipis dari pemimpin kelasnya, tapi perbedaannya nggak signifikan.

Mode ambient-nya juga patut diacungi jempol. Ia meredam suara berisik, tapi tetap membiarkan suara percakapan dan pengumuman penting masuk. Jadi Anda bisa dengerin musik sambil tetap sadar kalau ada orang manggil.

Fitur Pintar: Ponsel Samsung Wajib Hukumnya?

Aplikasi pendamping Galaxy Wearable menawarkan segudang fitur. Anda bisa atur mode peredam bising, kontrol sentuh, sampai gerakan kepala – angguk untuk terima telepon, geleng untuk tolak. Kocak sih kalau lagi di bus, orang kira Anda lagi ngobrol sendiri padahal cuma nolak telepon marketing.

Ada juga equalizer 9-band, audio 360, normalisasi volume, dan fitur unik seperti pengaturan khusus per aplikasi. Bahkan ada fitur untuk menyiarkan audio ke alat bantu dengar—bermanfaat buat kebutuhan bisnis atau aksesibilitas.

Tapi lagi-lagi, pemasangan multipoint nggak ada. Mode latensi rendah untuk gaming juga absen. Agak disayangkan untuk earbud sekelas ini.

Yang menarik, Buds4 Pro menggunakan Bluetooth 6.1, teknologi terbaru yang belum banyak earbud lain punya.

Daya Tahan Baterai: Standar, Bukan Juara

Samsung mengklaim daya tahan 7 jam (tanpa ANC) dan 4-5 jam (dengan ANC). Dengan casing, total mencapai 30 jam.

Jujur, ini bukan yang terbaik di kelasnya. Banyak kompetitor yang sudah menawarkan daya tahan lebih lama. Tapi bagi kebanyakan orang, 4-5 jam dengan ANC mungkin sudah cukup untuk commute atau meeting online. Hanya saja, kalau Anda tipe yang lupa ngecas, ini bisa jadi masalah.

Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy Buds4 Pro

Kelebihan (Pros)

  • Kualitas suara luar biasa dengan bass berisi dan treble jernih
  • ANC dan mode ambient yang sangat efektif
  • Desain case baru yang fungsional dan elegan
  • Kontrol sentuh responsif dan intuitif
  • Berbagai fitur software di aplikasi (buat pengguna Samsung)
  • Bluetooth 6.1, teknologi terkini

Kekurangan (Cons)

  • Masalah kecocokan di telinga masih belum teratasi – licin dan mudah lepas
  • Sistem ujung telinga eksklusif bikin sulit cari pengganti
  • Fitur maksimal cuma buat pengguna ponsel Samsung
  • Daya tahan baterai standar, kalah dari kompetitor

Kesimpulan: Beli atau Tidak?

Menulis kesimpulan untuk Samsung Galaxy Buds4 Pro ini susah-susah gampang. Saya bolak-balik kasih nilai. Kalau Anda pengguna ponsel Samsung, punya telinga yang cocok dengan bentuk earbud ini (atau siap beli aksesoris penstabil), nggak keberatan dengan ritual ribet ganti ujung telinga, dan butuh earbud dengan kualitas suara serta ANC terbaik – Beli. Jangan ragu. Produk ini layak dimiliki Anda.

Tapi kalau Anda pengguna non-Samsung, atau punya telinga yang “rewel” seperti saya yang suka earbud copot saat bergerak, atau sekadar ingin earbud yang praktis tanpa ribet – pikir ulang. Banyak alternatif di harga seperempatnya yang mungkin lebih cocok. Atau setidaknya, coba dulu langsung sebelum beli.

Samsung berhasil membuat earbud dengan kualitas audio premium. Tapi mereka lupa, earbud sejatinya harus nyaman dan aman di telinga. Untuk pasar pecinta musik kebanyakan, Galaxy Buds4 Pro layak dapat 4 bintang – fantastis di kertas, tapi sedikit mengecewakan di praktik.