ESET Luncurkan Layanan Managed Detection and Response Berteknologi AI, Response Time Deteksi Ancaman hanya 6 Menit

News|September 24, 2026|
ESET Luncurkan Layanan Managed Detection and Response Berteknologi AI, Response Time Deteksi Ancaman hanya 6 Menit

Trendtech, Jakarta – Pernah kebayang nggak sih, betapa ngerinya jadi anak IT atau Chief Information Security Officer (CISO) di era sekarang? Alarm serangan siber bisa bunyi kapan aja, bahkan pas kita lagi asyik tidur nyenyak di tengah malam atau pas weekend. Nah, buat ngejawab drama horor ini, ESET sebagai penguasa global urusan keamanan siber resmi ngerilis layanan canggih bernama Managed Detection and Response (MDR) di Indonesia. Kerennya lagi, Mean Time to Respond (MTTR) alias waktu tanggapnya cuma butuh rata-rata 6 menit aja, bro! Solusi gokil ini jelas jadi angin segar buat korporasi yang sering keteteran jaga sistem karena kurang pasukan ahli siber yang siaga 24/7.

Peluncuran ini jadi super penting karena lanskap ancaman siber di Indonesia makin ugal-ugalan, tembus angka 16 serangan per detik berdasarkan data AwanPintar.id®. Belum lagi beban aturan yang makin ketat. Perusahaan nggak cuma dipaksa jaga data operasional, tapi juga wajib patuh sama UU PDP dan siap siaga nyambut RUU Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS). Kalau nggak, siap-siap aja kena denda atau sanksi berat yang bikin pusing kepala!

Baca juga: AI Fraud Makin Ngeri, Indosat Business Ajak Perusahaan Indonesia Gak Cuma ‘Melek’ Digital Tapi Juga Kuat Siber

Di tengah ribetnya regulasi dan ancaman boncos finansial, layanan ESET MDR hadir jadi pahlawan kesiangan. Sistem ini siap nge-handle beban analisis ancaman dan proteksi aktif pas tim IT lagi OFF. Kerjanya auto-pilot, dipantau langsung sama para pakar siber global ESET, serta disupport penuh sama PT Prosperita Mitra Indonesia sebagai exclusive distributor resmi ESET di Indonesia dan Timor Leste.

“Ancaman siber hari ini bergerak dalam hitungan detik, sementara banyak tim IT terjebak dalam rutinitas analisis manual yang melelahkan di luar jam operasional,” beber Yudhi Kukuh, CTO Prosperita Group. ”ESET MDR, dengan support penuh PT Prosperita Mitra Indonesia, mengombinasikan otomatisasi AI dan analisis pakar global untuk memangkas waktu respons hingga 6 menit saja, sebuah kecepatan krusial untuk menghentikan serangan sebelum berdampak fatal pada bisnis.”

Pertahanan Otomatis Tanpa Beban Analisis Manual

Bedanya sama keamanan konvensional yang cuma kasih alert doang terus nyerahin sisanya ke tim internal, ESET MDR ini dirancang buat ambil alih kerjaan berat dari A sampai Z. Layanan ini otomatis mantau, deteksi, dan langsung ngisolasi ancaman siber non-stop 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Jadi, tim internal nggak perlu lagi panik atau begadang semaleman cuma buat ngecek file log yang bikin mata panda.

Menggabungkan kecerdasan AI mutakhir sama jaringan global yang diisi lebih dari 100 threat hunter profesional dari ESET, sistem ini langsung bergerak melakukan mitigasi kilat begitu ada indikasi bahaya. Hasilnya? Waktu tanggap alias MTTR bisa dipangkas drastis jadi 6 menit aja. Sebagai perbandingan bikin merinding, riset Verizon 2025 nyatet kalau rata-rata perusahaan butuh waktu sampai 24 hari cuma buat sadar kalau sistem mereka udah dijebol hacker!

Buat opsi berlangganan, ESET MDR di Indonesia dibagi jadi dua kategori yang bisa disesuaikan sama kantong dan ukuran bisnis:

  1. ESET PROTECT MDR: Cocok banget buat UKM yang butuh proteksi endpoint, email, aplikasi cloud, plus pengawasan dan patching kerentanan otomatis.
  2. ESET PROTECT MDR Ultimate: Level sultan buat enterprise yang butuh customized threat hunting, investigasi forensik digital jarak jauh, sampai dukungan ekosistem XDR lewat ESET Inspect.

Nggak cuma cepet dan canggih, ESET MDR juga udah ngantongi sertifikasi SOC 2 Type 2. Sertifikat ini krusial banget buat bantu perusahaan—khususnya di sektor finansial atau manufaktur—biar otomatis compliance sama regulasi industri tanpa harus buang-buang duit bangun Security Operations Center (SOC) internal yang biayanya selangit. Fitur patch management otomatis di dalamnya juga bakal ngeblok celah kerentanan (vulnerability) sebelum sempat dimanfaatin pihak tak bertanggung jawab.

Baca juga: Jangan Ketukar! Grok vs Groq Ternyata Punya Dua Visi Beda Alam

“Keamanan siber bukan sekadar produk teknologi, melainkan fondasi kepercayaan bisnis dan publik. ESET siap berdiri di garda terdepan mendampingi organisasi-organisasi di Indonesia, termasuk UKM, agar tidak hanya compliance tetapi juga memiliki resilience yang mutlak dalam menghadapi lanskap ancaman siber yang terus berkembang,” tutup Yudhi Kukuh optimis.

Go to Top