Satelit Nusantara Lima Resmi Kantongi Izin, Siap Bikin Internet Pelosok Makin “Sat-Set”!

Trendtech, Jakarta – Kabar gembira buat industri teknologi tanah air! Satelit Nusantara Lima (Satelit N5) baru saja melewati babak penting. Setelah menjalani serangkaian “tes fisik” yang ketat alias Uji Laik Operasi (ULO), satelit kebanggaan Indonesia ini resmi mengantongi izin JARTUPSAT dan VSAT dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Artinya apa? Satelit raksasa ini tinggal selangkah lagi buat beneran beroperasi secara komersial dan menyebarkan sinyal internet kencang ke seluruh penjuru Nusantara.
Proses ULO ini nggak main-main, Sobat Trendtech. Tim dari Komdigi turun langsung ke Gateway Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada 23-24 April lalu. Mereka mengecek semua infrastruktur mulai dari keamanan jaringan sampai kepatuhan frekuensi sesuai aturan pemerintah.
Hasilnya? Satelit N5 dinyatakan sehat walafiat dan siap tempur. Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), Adi Rahman Adiwoso, bilang kalau momen ini adalah fase krusial. Fokus utamanya jelas: masyarakat di daerah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T) yang selama ini masih sering “fakir sinyal.”
Baca juga: Kemnaker Gandeng TikTok: Buka Peluang Kerja Baru di Ekonomi Digital
“Kami siap menjalankan misi besar untuk mengakselerasi pemerataan konektivitas dan mengeliminasi kesenjangan akses internet di pelosok Nusantara,” tegas Adi.
Nggak cuma buat gaya-gayaan, hadirnya Satelit N5 ini jadi amunisi kuat buat mendukung program Asta Cita pemerintah. Bayangkan saja, kapasitasnya mencapai 160 Gbps! Ini menjadikan N5 sebagai pemain utama dalam meningkatkan kapasitas satelit nasional.
Edwin Hidayat Abdullah, Dirjen Ekosistem Digital Komdigi, memberikan jempol buat langkah progresif PSN ini. Apalagi, Presiden Prabowo Subianto punya target ambisius: kecepatan internet rata-rata di Indonesia harus tembus 100 Mbps di tahun 2029. Dengan adanya N5, target itu terasa makin masuk akal buat dikejar.
Buat kamu yang suka teknis, Satelit N5 ini bukan kaleng-kaleng. Ini adalah satelit Very High Throughput Satellite (VHTS) terbesar di Asia. Dibangun di atas platform Boeing 702MP dengan 101 spot beam Ka-band, jangkauannya nggak cuma Indonesia doang, tapi sampai melipir ke Malaysia dan Filipina.
Baca juga: Alibaba.com Luncurkan “Trade Assurance” di Indonesia untuk Amankan dan Percepat Ekspor UMKM
Perjalanannya pun panjang. Sejak meluncur dari Florida pada September 2025, N5 sudah melewati fase Electric Orbit Raising (EOR) sampai akhirnya nangkring manis di slot orbit 113° Bujur Timur pada Januari 2026 kemarin.
Tuntasnya pengujian ini memastikan tujuh stasiun bumi (dari Aceh sampai Tarakan) sudah terkoneksi sempurna dengan satelit di luar angkasa. Dengan masa pakai lebih dari 15 tahun, Satelit N5 bakal jadi tulang punggung digital buat:
- Pelaku usaha di daerah terpencil biar bisa go digital.
- Layanan publik (sekolah & puskesmas) yang lebih lancar.
- Keamanan nasional yang lebih solid.
Jadi, siap-siap ya! Era internet merata yang beneran “sat-set” di seluruh Indonesia sudah di depan mata. Tetap pantau trendtech.id untuk update teknologi keren lainnya!

