Alibaba.com Luncurkan “Trade Assurance” di Indonesia untuk Amankan dan Percepat Ekspor UMKM

Trendtech, Jakarta – Alibaba.com, platform e-commerce B2B global terkemuka, secara resmi meluncurkan layanan Trade Assurance di Indonesia, Selasa (15/4/2026).
Layanan ini dirancang khusus untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah agar bisa ekspor ke pasar internasional dengan lebih aman dan nyaman. Nggak perlu khawatir soal kepercayaan lagi, karena Trade Assurance hadir sebagai ekosistem digital berbasis AI yang melindungi setiap transaksi.
Kita semua tahu, UMKM adalah pahlawan ekonomi negeri ini. Data BPS 2025 menyebutkan, UMKM menyumbang 61,9% terhadap PDB nasional dan menyerap hampir 97% tenaga kerja. Dari sekitar 60 juta UMKM yang terdaftar, banyak di antaranya punya mimpi besar: menembus pasar global.
Baca juga: Cisco Hadirkan Konsep Keamanan Revolusioner untuk Tenaga Kerja AI
Nah, Trade Assurance ini jawabannya. Dengan sistem yang aman dan mudah, pelaku usaha lokal kini bisa menjangkau lebih dari 50 juta pembeli aktif di seluruh dunia.
Peluncuran Trade Assurance juga dihadiri langsung oleh Bayu Wicaksono Putro, Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor, Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional (DJPEN), Kementerian Perdagangan RI. Hadir pula sejumlah mitra seperti Indonesia Eximbank (LPEI) dan PT Dua Kelinci.
Mereka semua sepakat: Trade Assurance bukan cuma fitur biasa, tapi terobosan besar untuk memajukan UMKM Indonesia di kancah global.
Roger Luo, Head of South and Southeast Asia Alibaba.com, menjelaskan bahwa Trade Assurance menghubungkan penjual Indonesia dengan ekosistem global yang aman.
“UMKM Indonesia adalah kekuatan penting. Kami berkomitmen mendukung ambisi perdagangan global mereka melalui infrastruktur digital yang tepat,” ujarnya.
Sementara itu, Summer Gao, Head of Global Supply Chain Services Alibaba.com, menambahkan:
“Trade Assurance bukan sekadar fitur perlindungan, tapi alat instrumental untuk membantu penjual membangun reputasi yang kredibel. Kepercayaan adalah kunci daya saing di pasar global.”
Dengan layanan ini, penjual bisa mengelola transaksi lebih mulus. Sistem pembayaran yang aman dan alur transaksi yang jelas membuat semuanya terasa mudah. Ada juga fitur untuk mendeteksi pembeli berisiko sejak awal, sehingga penjual bisa lebih tenang.
Yang lebih menarik: setiap transaksi lewat Trade Assurance akan membangun online credit rating yang kuat. Data Alibaba.com menunjukkan, pemasok yang pakai Trade Assurance mendapatkan 3 kali lebih banyak traffic (klik, ulasan, pertanyaan) dibanding yang tidak.
Salah satu yang sudah merasakan langsung adalah PT Commotrade Indonesia. Setelah bergabung dengan Alibaba.com pada Januari 2026, pemiliknya, James Dharmawan, mengaku bisnisnya langsung terasa beda.
“Sebelumnya, pembeli global ragu kirim pembayaran ke perusahaan baru di luar negeri. Tapi dengan Trade Assurance, ada kepastian ‘pay now’. Sistem escrow-nya juga bikin kami aman,” cerita James.
Baca juga: Komdigi, Indosat, Cisco, dan NVIDIA Luncurkan AI Center of Excellence di Indonesia
Dari ragu jadi transaksi nyata. Itulah kekuatan Trade Assurance.
Dalam satu tahun terakhir, jumlah eksportir Indonesia yang bergabung di Alibaba.com meningkat lebih dari 30%. Ini tanda positif bahwa UMKM lokal makin berani go global.
Peluncuran Trade Assurance di Indonesia menjadi tonggak penting komitmen jangka panjang Alibaba.com untuk memperkuat ekosistem perdagangan digital nasional.
Alibaba.com juga memperkenalkan Accio Work Agent, evolusi dari mesin pencari AI bernama Accio Work yang sudah dipakai lebih dari dua juta pengguna. Accio Work Agent adalah platform AI agentic pertama di dunia untuk perdagangan global.
Dengan teknologi ini, pelaku usaha Indonesia bisa menghadapi kompleksitas perdagangan global lebih mudah, cepat, dan cerdas.

