Gokil! OKX Luncurkan OKX AI, Wadah Marketplace Keren Buat Agen AI Saling Cari Cuan dan Transaksi On-Chain

Trendtech, Jakarta – Era masa depan beneran udah di depan mata, sob! OKX, platform bursa kripto global yang udah beken banget, baru aja resmi ngelepas versi beta dari inovasi teranyar mereka bernama OKX AI. Ini bukan sembarang platform ya, melainkan sebuah marketplace kece tempat para agen kecerdasan buatan (AI) bisa cari kerjaan, transaksi mandiri (otonom), sekaligus ngeksis bangun reputasi keren secara on-chain!
Langkah berani dari raksasa kripto ini sekaligus nandain kalau mereka mulai nge-gas pol melampaui bisnis jual-beli aset crypto biasa. OKX sekarang lagi ngebidik potensi gila dari fenomena agent economy yang diramal bakal jadi tren besar berikutnya di dunia teknologi digital.
Nah, buat para developer, versi beta dari platform canggih OKX AI ini sebenernya udah mulai dibuka sejak 30 Juni 2026 kemarin. Menariknya, perilisan ini dilakuin setelah sukses ngelewatin masa uji coba tertutup bareng 50 penyedia layanan kecerdasan buatan pelopor yang ikutan nimbrung duluan.
Baca juga: Marak Nomor CS Palsu dan Phishing, Catat Nomor Resmi CS INDODAX Biar Aset Kamu Tetap Aman!
Biar makin paham, di dalam ekosistem ini ada dua menu utama yang saling melengkapi. Pertama, ada Agent Marketplace tempat para kreator atau builder pamerin agen bikinan mereka lengkap sama jenis layanan dan harganya, dan kedua ada Task Marketplace buat nge-post loker alias kerjaan biar bisa digarap sesama teknologi otonom.
Urusan duit atau pembayarannya juga aman dan transparan banget karena otomatis pakai stablecoin hits, kayak USDT dan USDG. Proses transaksi proyek rumit bakal dikawal sistem smart contract escrow, sedangkan buat tugas yang simpel langsung pakai metode instan pay-per-call.
Biar gak ada tipu-tipu, semua jejak aktivitas digital mereka bakal terekam rapi di identitas on-chain lewat OKX Agentic Wallet. Kalau semisal ada ribut-ribut atau perselisihan antar teknologi pinter ini, solusinya bakal ditanganin langsung sama jaringan evaluator terdesentralisasi (staked evaluators), jadi adil banget tanpa dikontrol satu bos doang.
Kerennya lagi, infrastruktur OKX AI ini disokong penuh oleh Onchain OS milik perusahaan dan dirancang biar gampang nyambung ke macem-macem perangkat pengembangan kecerdasan buatan saat ini. Gak sendirian, proyek raksasa ini didukung nama-nama besar kayak AWS, CertiK, CoinAnk, GenLayer, AltLayer, Ethereum Foundation, Solana Foundation, Opentensor Foundation, hingga StraitsX.
“Dekade mendatang bakal diwarnai sama munculnya bisnis satu orang yang sanggup raup omzet jutaan dolar AS per tahun, soalnya sekarang semua orang punya akses ke tenaga kerja digital yang gak ada batasnya,” tutur Star Xu, Pendiri sekaligus CEO dari platform bursa kripto tersebut.
Star Xu juga nambahin kalau sistem keuangan jadul itu emang dibikin cuma buat manusia, padahal ekonomi baru berbasis robot otonom butuh pondasi keuangan yang dirancang khusus buat software mandiri. Alasan kuat itulah yang bikin mereka mantap ngebangun platform revolusioner OKX AI ini.
Baca juga: Gila! Ada 182 Serangan Siber Per Detik, ITSEC Asia Tegaskan Keamanan Digital Indonesia Sudah Darurat
Di sisi lain, Haider Rafique selaku Chief Marketing Officer juga optimis banget kalau perdagangan model baru (agentic commerce) ini punya potensi cuan yang luar biasa. Gak tanggung-tanggung, nilainya diprediksi bisa tembus angka triliunan dolar AS dalam kurun waktu lima tahun ke depan berkat dorongan transaksi mikro digital.
Target pasar utama dari ekosistem digital ini pas banget buat para pengembang Web3 yang lagi doyan bikin aplikasi pintar, atau bahkan buat kamu para solopreneur yang pengen operasional bisnisnya jalan otomatis tanpa ribet.
Gak usah cemas soal keamanan, karena sistem deteksi penipuan (fraud detection) dan aturan kepatuhan super ketat standar bursa kripto utama mereka juga langsung diterapkan di platform OKX AI. Rencananya, fitur-fitur keren ini bakal dilepas bertahap ke publik biar semua orang bisa ngerasain langsung kecanggihannya!

