ITSEC Asia Genap 16 Tahun, Luncurkan IntelliBron Aman Enterprise

News|April 14, 2026|
ITSEC Asia Genap 16 Tahun, Luncurkan IntelliBron Aman Enterprise

Trendtech, JakartaITSEC Asia, perusahaan keamanan siber pertama di Indonesia yang go public, baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-16 dengan cara yang sangat bermakna. Mereka meluncurkan IntelliBron Aman Enterprise.

Bayangkan ini: sebuah solusi keamanan mobile enterprise yang tidak membebani kantong pribadi. Sekolah, instansi pemerintah, atau perusahaan yang berlangganan, lalu setiap karyawan, guru, hingga aparatur sipil bisa mendapatkan perlindungan tanpa membayar sepeser pun. Menarik, bukan?

Bukan Sekadar Aplikasi Biasa, Ini Bentuk Kepedulian

Seringkali, kita mengabaikan ancaman di ponsel pribadi. Padahal, satu karyawan yang tidak sengaja mengklik tautan phishing dari “bank” palsu, bisa menjadi celah bagi seluruh data perusahaan. ITSEC Asia sadar betul akan hal ini.

“Ancaman yang dihadapi masyarakat Indonesia di ponsel mereka saat ini bukanlah abstraksi teknis. Tapi merupakan penipuan finansial yang dapat mengosongkan rekening bank, malware yang membajak dompet digital, dan platform yang mengeksploitasi pengguna yang rentan,” ujar Patrick Dannacher, Presiden Direktur ITSEC Asia.

Baca juga: Cisco dan NVIDIA Luncurkan “Pabrik AI” yang Aman, Kini Perusahaan Bisa Terapkan AI di Manapun Tanpa Ribet

Dari situlah lahir IntelliBron Aman Enterprise. Ini adalah pengembangan dari versi individu yang sudah lebih dulu hadir. Bedanya, versi enterprise ini memungkinkan institusi untuk ‘memayungi’ seluruh anggotanya. Jadi, ketika kamu bekerja atau bersekolah, rasa aman di dunia digital sudah ‘termasuk fasilitas’.

Perjalanan 16 Tahun: Dari Jakarta, Kini Mendunia

ITSEC Asia tidak muncul tiba-tiba. Didirikan pada 2010, perusahaan ini tumbuh dari sebuah layanan keamanan siber di Jakarta, hingga kini melantai di Bursa Efek Indonesia (2023). Kini, mereka memiliki lebih dari 400 profesional yang tersebar di Indonesia, Singapura, Australia, Uni Emirat Arab, hingga Mauritius.

Pencapaiannya juga tidak main-main. Selama 16 tahun, mereka telah menangani lebih dari 7.000 proyek keamanan siber dan saat ini melayani lebih dari 300 klien aktif di sektor keuangan, telekomunikasi, energi, dan pemerintahan.

Pada 2025 lalu, ITSEC Asia mencatatkan pendapatan Rp527,1 miliar atau tumbuh 62 persen dibanding tahun sebelumnya. Laba bersih Rp65,4 miliar pun berhasil dibukukan. Angka-angka ini penting, karena menunjukkan bahwa perusahaan yang sehat secara finansial bisa terus berinvestasi untuk melindungi masyarakat.

Patrick menambahkan, “Pencapaian kami hari ini tidak hanya tercermin dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari fondasi yang semakin kuat sebagai perusahaan keamanan siber yang berkelanjutan dan profitable.”

Cara Kerja IntelliBron Aman Enterprise: Sederhana, tapi Jenius

Mungkin kamu bertanya, “Bagaimana cara kerjanya?” Tenang, ini dirancang sangat sederhana.

  1. Institusi berlangganan – Sekolah, kantor pemerintah, atau perusahaan membeli platform ini.

  2. Mendapatkan kode aktivasi khusus – Satu kode untuk satu anggota.

  3. Anggota tinggal unduh aplikasi dari toko aplikasi resmi.

  4. Masukkan kode, aktifkan, dan selesai. Tidak ada biaya tambahan dari kantong pribadi.

Setelah aktif, perangkatmu langsung terlindungi dari malware, penipuan mengatasnamakan bank atau layanan pemerintah, hingga aplikasi berbahaya termasuk yang berkaitan dengan judi online. Ini penting karena di Indonesia, ancaman-ancaman tersebut sudah sangat nyata dan merugikan banyak orang.

Dengan pendekatan ini, institusi mendapatkan lingkungan digital yang lebih aman dan terkelola. Sementara individu, seperti kamu dan saya, mendapatkan ketenangan tanpa harus berpikir, “Apakah gaji bulan ini cukup untuk berlangganan antivirus?”

Bukan Hanya Produk, Tapi Juga Akademi untuk Masa Depan Indonesia

ITSEC Asia tidak berhenti di produk. Mereka juga mendirikan ITSEC Cyber and AI Academy pada 2025. Mengapa? Karena Indonesia masih menghadapi tantangan besar: keterbatasan talenta keamanan siber.

Akademi ini bukan sekadar pelatihan biasa. Dirancang untuk institusi pemerintah dan organisasi strategis, programnya berbasis praktik, simulasi nyata, dan langsung dipandu praktisi bersertifikat. Tujuannya jelas: memperkuat ketahanan digital nasional dari sisi sumber daya manusia.

Baca juga: Telkomsigma dan Google Cloud Indonesia Perkuat Layanan Cloud dengan AI Berbasis Data

“Masa depan digital Indonesia adalah milik seluruh masyarakat Indonesia, dan keamanan sibernya juga harus demikian. Selama enam belas tahun kami telah membangun keahlian teknologi dan fondasi organisasi untuk menjalankan tanggung jawab ini. IntelliBron Aman Enterprise adalah cara kami mewujudkannya,” tutup Patrick dengan penuh keyakinan.

Dengan peluncuran IntelliBron Aman Enterprise, ITSEC Asia tidak hanya menambah portofolio produk. Mereka sedang mengubah cara kita melihat keamanan mobile enterprise. Dari yang biasanya mahal dan rumit, menjadi sesuatu yang kolektif, terjangkau oleh institusi, dan gratis untuk individu.

Bagi kamu yang bekerja di perusahaan, mengajar di sekolah, atau bernaung di bawah instansi pemerintah, bersiaplah. Segera, perlindungan siber di ponselmu bisa jadi ‘fasilitas wajib’ yang selama ini kamu impikan.